4 Dekade Menunggu, Jalan Sampekonan Segera Diperbaiki

Luwukpost.id -

 

PROGRAM JALAN: Masyarakat Dusun Sampekonan saat mengikuti reses Ketua Komisi I DPRD Bangkep Irwanto I T Bua pada masa reses III, Jumat pekan lalu.[FOTO: PEWARTA]
SALAKAN, LUWUK POST-Kerusakan jalan penghubung antara Sampekonan, Sub Desa Labibi Kecamatan Peling Tengah dengan ibu kota kecamatan atau desa segera diperbaiki. Hal itu menjawab kerinduan ratusan masyarakat Sampekonan yang telah menantikan perbaikan akses jalan sekitar 40 tahun lamanya.

Kepala Desa Labibi Hasrani Moliday mengatakan, jalan tersebut pernah tersentuh anggaran pemerintah. Dimana sebanyak 75 persen dari total panjang jalan telah diperbaiki. Tersisa 25 persen yang juga menurutnya membutuhkan waktu 4 dekade hingga akhirnya mendapat respon pemerintah.

“Jalan itu sudah tiga kali diukur, tapi tidak pernah sampai pada realisasi pengerjaan,” katanya, akhir pekan lalu.

Karena terlalu lama dibiarkan rusak, kondisi jalan semakin parah. Karena itu, pemerintah desa (Pemdes) setempat mengusulkan perubahan jalaur jalan. Dalam artian, tetap menggunakan jalan sama namun sisa 25 persen dialihkan ke jalur sebelah.

“Sebab jalur yang lama sudah snagat rusak, lubang jalan bahkan relatif dalam. Kalau dipake mungkin akan menambah beban anggaran,” nilai dia.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bangkep Irwanto I T Bua menegaskan, pengurusan administrasi menuju realisasi pengerjaan jalan Sampekonan telah berproses. Bahkan saat ini, pengurusan kontrak kerja dengan rekanan atau pihak ketika sudah hampir selesai.

“Anggarannya sudah siap. Kalau kontrak sudah selesai maka akan langsung dimulai pengerjaannya,” kata Irwanto saat reses masa sidang III di Sampekonan, Jumat pekan lalu.

Dia menegaskan, pihaknya telah berjuang keras untuk meloloskan proyek itu mengingat kondisi anggaran daerah yang terperas akibat pendanaan penanganan Covid-19 serta sejumlah pemotongan dari pemerintah pusat.

“Berkat pengawalan ketat, alhamdulillah anggarannya tetap aman. Mengapa begitu, karena kami melihat di Sampekonan ada masyarakat yang harus menikmati hak sama dalam hal pembangunan,” tuturnya.

Untuk itu, politikus Partai Golkar ini meminta masyarakat supaya bersabar menunggu seluruh tahapan selesai hingga akhirnya perbaikan jalan terealisasi dan dapat dinikmati.(Iman)