![Para mahasiswa KKNT Unismuh Luwuk sudah berada di lokasi kegiatan. Mereka mulai mengimplementasikan program KKNT. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/10/MAHASISWA-KKNT.jpeg)
Seperti diketahui, kegiatan KKNT ini merupakan bagi dari penerapan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Karena tahun ini, kampus Hijau mendapatkan bantuan program untuk menerapkan kurikulum tersebut.
Ketua Tim, Agung K Djibran mengatakan, belasan mahasiswa peserta KKNT sudah mereka antar di lokasi kegiatan, pekan lalu. Proses penyerahan mahasiswa tersebut dilakukan bersama Wakil Rektor I Mustafa Abd Rahim dan pimpinan fakultas Agama Islam dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNT. “Mereka sudah di lokasi. Kita antar langsung ke pihak kecamatan,” kata Agung, Jumat (9/10).
Setelah proses penyerahan, sambung Wakil Rektor III ini, para mahasiswa segera menempati posko masing-masing, di dua desa tersebut.
Selanjutnya, mereka melakukan observasi. Potensi dan permasalahan apa saja yang ada di masyarakat. “Wujud dari kegiatan observasi ini adalah mahasiswa akan menjadikannya program tambahan. Karena program lain sudah ditetapkan dari kampus. Sebelum mereka dilepas,” jelasnya.
Agung menambahkan, setelah observasi ini, mahasiswa akan melakukan seminar desa. Di dalam seminar desa ini, para mahasiswa akan menerima masukan dari masyarakat. Terkait program yang akan dilaksanakan. “Yang pastinya, pekan depan (pekan ini) peserta mulai melaksanakan program kerja yang sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa Pendidikan Agama Islam,” tandasnya.
Agung menyontohkan, salah satu program yang akan dilaksanakan adalah mahasiswa akan menjadi DAI Center di masyarakat. Di mana mahasiswa tersebut ditempatkan. “Selama satu bulan kedepan, mereka akan memberikan pelatihan DAI di tempat kegiatan KKNT. Sehingga, ketika KKNT selesai, sudah ada DAI-DAI yang dilatih,” pungkasnya. (leb)

