Listrik Totikum-Totikum Selatan Sering Padam

Luwukpost.id -

Rahmat: Sementara Dilakukan Pergantian Kabel Jaringan

SALAKAN, LUWUK POST—Kordinator PLN Sub ULP Salakan Rahmat Hidayat menanggapi keluhan warga Kecamatan Totikum dan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) soal padamnya listrik yang seringkali terjadi di kedua wilayah itu.

Rahmat mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap hari di kedua wilayah itu beberapa bulan belakangan ini, dikarenakan sedang dilakukan pergantian kabel jaringan listrik.

“Jadi memang beberapa bulan ini, kita  fokus pada penggantian kabel yang kita lihat sudah tidak layak digunakan dan sering menjadi pemicu padamnya listrik,” terang Rahmat saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (2/12/2020).

Disebutkan Rahmat, penggantian kabel dilakukan mulai dari PLTD Salakan, sampai di Desa Palam. Sedangkan untuk PLTD wilayah kecamatan Totikum dimulai dari Desa Sambiut sampai dengan desa Nosuon.

“Tapi itu tidak lama lagi akan selesai, karena progres pengerjaannya sudah mencapai 85 persen. Itu pun diupayakan percepatan pekerjaan dengan jadwal seminggu empat kali dikerjakan, mulai dari jam delapan sampai tiga sore,” ucapnya.

Kemudian dari tanggal 15 desember, kata sambung Rahmat, pihaknya akan menghentikan semua pekerjaan. Sebab kata dia masih ada beberapa hal penting yang akan diselesaikan terkait PLN Bangkep.

“Kita perkirakan, nanti tanggal 10 Januari baru kita akan kembali bekerja,” sambung dia.

Tidak hanya soal pergantian kabel, Rahmat juga menjawab keluhan warga soal padamnya listrik secara mendadak yang acapkali terjadi. Menurut dia, permasalahan gangguan jaringan listrik karena pepohonan tumbang maupun ranting pohon yang menimpa jaringan listrik saat angin kencang masih menjadi pemicu.

“Kalau soal itu saya sudah beberapa kali mengimbau kepada warga agar berpartisipasi. Artinya, pohon-pohon produktif milik warga kalau bisa diikhlaskan untuk ditebang agar tidak mengganggu jaringan listrik,” ujar dia.

Tapi kalau pemiliknya bersikeras untuk tidak mengikuti imbauan itu imbuhnya, maka dirinya tidak bisa memaksakan. Sehingga gangguan jaringan akan terus menjadi masalah pada kebutuhan listrik masyarakat.

“Olehnya itu, saya tetap mengimbau agar warga bersikap partisipatif untuk kebutuhan orang banyak. Kalau ada pembersihan jaringan mari sama-sama kita bekerja agar masalah listrik kita cepat terselesaikan,” ajak dia. (tr-01)