SALAKAN, LUWUK POST-Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV (empat) di Gedung Pertemuan Bappeda dan Litbang Bangkep, Senin (11/1/2021).
Mengantisipasi penularan Covid-19, setiap puskesmas hanya dibolehkan mengutus tiga orang perwakilan dalam pelaksanaan Muscab IBI kali ini. Karena pelaksanaan Muscab tersebut harus mendapat izin dari Satgas Covid-19.
Ketua IBI Bangkep Demisioner, Eriyati Mando mengatakan, normalnya, penyelenggaraan Muscab IBI dilangsungkan selama dua hari dengan dua pelaksanaan kegiatan diantaranya, Sidang Organisasi dan Sidang Ilmiah. Tapi karena pandemi, sehingga pihaknya hanya bisa melaksanakan sidang organisasi.
“Karena masa pandemi, kita hanya melaksanakan Muscab sidang organisasi dalam waktu satu hari,” kata Bidan Senior Bangkep yang akrab disapa Ery di sela-sela kegiatan tersebut.
Lebih lanjut dia mejelaskan, beberapa hal yang lakukan dalam sidang organisasi IBI diantaranya, pembahasan tata tertib, penyampaian pertanggungjawaban laporan keuangan, laporan secara umum, pembahasan rencana kerja limat tahun ke depan, dan pemilihan Ketua serta pengurus IBI pada periode selanjutnya.
Penyelenggaraan Muscab periode tersebut menurut Ery seharusnya digelar pada 2019 lalu. Tapi karena terkendala dengan pandemi Covid-19, sehingga pihaknya baru bisa melaksanakannya tahun ini.
“Saya sendiri sudah tidak bisa mencalonkan diri dalam Muscab ini karena masa kepemimpinan saya sudah habis. Berdasarkan ADRT Setiap ketua hanya punya kesempatan dua periode,” jelasnya.
Meski begitu, selama dua periode masa kepimpinannya, Ery sempat membawa nama IBI Bangkep memperoleh rekor MURI dalam kegiatan pelayanan IFA (pemeriksaan untuk kanker serviks) dua tahun sebelumnya.
Selain itu tahun 2020, IBI Bangkep di bawah kepemimpinannya juga berhasil menggondol juara II tingkat Provinsi Sulteng dalam hal pelayanan Akseptor KB.
“Kalau Harganas itu, kita sama-sama dengan BKKBN melaksanakan pelayanan. Tapi kalau kita itu cuma melaksanakan kegiatan even pelayanan. Kita tidak ikut lomba,” ucap dia.
Pada ketua dan pengurus yang terpilih, dia berharap agar organisasi IBI bisa lebih maju, lebih berkembang lebih baik. IBI adalah wadah yang diperlihara bersama sehingga perkembangannya lebih bagus.
“Kemudian saya tetap akan mendukung teman-teman yang terpilih, bagaimana kita tingkatkan pelayanan terutama pelayanan kesehatan ibu dan anak di Bangkep,” tukas Ery. (tr-01).
