Masifnya Covid-19 Tidak Terkait Pilkada

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST—Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr. Anang S Otoluwa, mengatakan, pihaknya sudah melacak dan mempelajari pola penularan virus korona di Kabupaten Banggai.

“Kami sudah melacak kasus–kasus positif Covid-19, tidak ada pola tertentu, tidak ada pola penularan semisal dari pilkada. Sebab penyelenggara pilkada juga tidak ada yang terkonfirmasi,” katanya membantah indikasi klaster pilkada, Rabu (13/1).

Ia mengakui, penyebaran Covid-19 yang meledak dalam sebulan terakhir atau pascapilkada Banggai. Tetapi, kata dia, itu terjadi karena penyebaran sebelumnya sudah merata. “Penularan komunitas sudah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga menanggapi upaya 3T yang belum maksimal. Kata dia, puskesmas sudah melakukan pendataan sebelum melakukan pemeriksaan cepat (rapid test).

Setiap tracing yang dilakukan puskesmas dilanjutkan dengan pemeriksaan rapid antibodi. Kalau semisal ditemukan ada kasus reaktif, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan antigen. “Kalau ada temuan kasus reaktif di pemeriksaan antigen, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR,” ujarnya.

Dijelaskan juga, bahwa pemeriksaan PCR dilakukan kepada kasus–kasus yang bergejala dan reaktif dalam pemeriksaan sebelumnya, baik itu antibodi maupun antigen. “Karena itu positif rate di Luwuk, juga termasuk tinggi,” paparnya.

Ia mengakui, Kabupaten Banggai termasuk yang menunjukkan tren peningkatan kasus. “Puncak kasus memang saat ini. Dan ini merata hampir di seluruh Indonesia. Sehingga muncul asumsi, hal ini terjadi karena liburan atau pariwisata dilonggarkan, itu secara nasional. Tetapi di Kabupaten Banggai, berdasarkan pengamatan dan pelacakan yang kami lakukan, tidak ada pola tertentu seperti itu,” paparnya. (ris)