Bantu Korban Gempa Sulbar, Kamimo Banggai Galang Dana

Luwukpost.id -

SALAKAN, LUWUK POST-Kerukunan Mahasiswa Indonesia Montolutusan (Kamimo) Kabupaten Banggai melaksanakan penggalangan dana bagi korban gempa Majene Sulawesi Barat, Senin (18/1/2020), di Kota Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Ketua Umum Kamimo Banggai, Abdul Karim Anuar, bertindak langsung sebagai korlap dalam aksi sosial yang digelar di perempatan dekat pelabuhan Salakan itu. Aksi dimulai sejak pagi sekira pukul 08.00 sampai pada pukul 16.30 Wita.

Abdul menjelaskan, aksi sosial Kamimo kali ini dilatarbelakangi oleh keyakinan bahwa masyarakat Bangkep masih menjunjung tinggi nilai-nilai Montolutusan (persaudaraan). Dengan itu, Kamimo yakin masyarakat akan mudah berbagi dengan korban gempa Majene.

“Kita yakin bahwa masyarakat Bangkep masih menjunjung tinggi nilai-nilai Montolutusan. Hal inilah yang membuat kami percaya masyarakat Bangkep akan mudah berbagi dengan saudara kita yang menjadi korban gempa Majene Sulbar,” terang Abdul.

Apalagi, lanjut dia, masyarakat Bangkep pernah merasakan pengalaman yang sama 20 tahun silam. Tentunya itu akan menjadi alasan kuat masyarakat Bangkep untuk berbagi dengan sesama yang terdampak bencana.

“Saat ini masyarakat Bangkep harus bisa bersyukur. Sebab sejak pasca gempa tahun 2000 hingga saat ini, alhamdulillah kita masih dijauhkan dari bencana seperti yang dialami warga Majene,” ujar dia.

Bagi warga yang tidak mampu memberikan bantuan dalam bentuk material, Abdul berharap agar dengan bantuan moril pun berupa doa bisa dilakukan agar korban bencana Majene bisa tabah menghadapi cobaan itu.

Aksi penggalangan dana itu, rencananya akan dilaksanakan selama dua hari untuk wilayah kota Salakan. Setelah itu Kamimo akan melanjutkan ke berbagai wilayah kecamatan. Sehingga diperkirakan giat ini akan berlangsung selama seminggu.

Penggalangan dana di Bangkep dilakukan setelah Kamimo menggelar giat yang sama di Kota Luwuk Kabupaten Banggai pada Jumat pekan lalu.

Adapun pengurus dan anggota Kamimo lainnya yang turut serta dalam kegiatan itu diantaranya, Israil B Yalami Wakil Ketua Umum, Fahrin, Salman alfarizy, Rufi’ah, Itin Hasan dan Nurul Dakila.

Sedangkan untuk anggota dan pengurus lainnya tidak bisa ikut dalam kegiatan itu karena masih ada hal-hal yang harus diselesaikan di Luwuk, baik yang berkaitan dengan hal akademis maupun dengan organisasi. (tr-01)