Pemda Bangkep Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Luwukpost.id -

SALAKAN, LUWUK POST-Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan acara pelepasan bantuan untuk korban bencana alam Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di depan kantor Bupati, Rabu (27/1/2020).

Mewakili Bupati Bangkep Rais D. Adam, Sekretaris Daerah Rusly Moidady hadir dalam acara itu. Turut hadir Kapolres AKBP Reja A. Simanjuntak, SH.,SIK.,MH, perwakilan perwira penghubung Kodim LB, OPD, relawan BPBD, Pramuka dan Tagana yang tergabung dalam tim pengawal distribusi.

Bupati dalam sambutannya yang dibawakan Sekda mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah, masyarakat, serta ormas terhadap korban bencana alam di Sulbar.

“Saya berharap bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban para korban gempa yang ada di Sulbar. Dan bantuan tersebut sangat ditunggu oleh para korban,” kata Bupati Rais.

Adapun bentuk bantuan, sebagaimana laporan yang telah disampaikan panitia berupa bahan makanan, barang layak pakai, dan uang tunai senilai Rp 100 juta lebih yang diperoleh dari instansi dan lembaga lainnya.

Bupati berharap kepada seluruh tim yang bertugas melaksanakan pendistribusian untuk menjaga kesehatan, terutama tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebab saat ini pandemi belum juga usai.

Sekda dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Kapolres yang telah membantu serta mendukung kegiatan tersebut dari awal sampai di tempat tujuan.

“Mudah-mudahan perjalanan tim kita tidak ada aral dan kendala sampai tiba di tempat tujuan,” tutup sekda.

Ucapan yang sama juga disampaikan Sekda kepada seluruh pihak yang telah memberikan batuan dengan ikhlas.

Sementara itu, Kapolres Bangkep AKBP Reja A. Simanjuntak, SH.,SIK.,MH menyampaikan bahwa pihaknya telah berpartisipasi memberikan bantuan untuk korban gempa Sulbar melalui Polda. Bantuan tersebut berupa barang dan uang.

Bantuan tersebut langsung dikelola oleh personil Polda dan dari Brimob Sulawesi Tengah. Sehingga ketika tim pendistribusi tiba di Palu, Kapolres berpesan untuk menghubungi personil Polda yang ada di lokasi bencana kurang lebih 50 orang.

“Ada yang memasak, ada yang mengecek kesehatan para pengungsi dan lain-lain. Mungkin bapak-bapak dan ibu-ibu akan ketemu dengan Brimob dan Polda Sulteng,” sebut Kapolres Reja.

Reja mendoakan, terutama bagi tim yang mengawal bantuan, semoga tetap bisa menjaga kesehatan dan keselamatan sampai di tujuan.

“Saya minta betul-betul diutamakan keselamatan sampai di tujuan, jangan memaksakan diri, tidak perlu ada target waktu yang harus dikerjar untuk mengebut sampai di sana. Pengendara jangan sampai ngantuk, kalau ngantuk nanti cari tempat yang aman misalnya, Polsek, Pos, dan Koramil singgah dan beristirahat di sana,” pinta Reja.

Terkait keamanan bantuan yang akan dikirim di Sulbar, Kapolres mengakui sempat terjadi penjarahan atas bantuan-bantuan kemanusiaan. Dia berharap semoga bantuan sampai di tempat tujuan dan tepat sasaran bagi korban yang membutuhkan bantuan. (tr-01)