LUWUK, LUWUK POST – Sejumlah warga kota Luwuk kini mulai mempertanyakan ketersediaan stok gas elpiji 3 kilogram (Kg) bersubsidi yang mulai sulit didapatkan ditengah bulan suci Ramadan.
Sebagaimana diketahui bahwa gas sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari bagi ibu rumah tangga untuk melakukan aktifitasnya di dapur. Apalagi, penggunaan kebutuhan gas ditengah bulan suci Ramadan kian meningkat.
Tak hanya sulit, warga pun menilai jika gas bersubsidi itu, juga dijual dengan harga yang lumayan fantastis ketika kondisi dimana sulitnya menemukan gas 3 kg.
“Iya saya heran, so sulit, kon pas ada tapi dijual mahal,” keluh warga, saat ditemui awak media ini pada Jumat, 15 April 2022.
Selain itu, warga pun mengaku, terkadang, meski ditemukan di sejumlah pangkalan yang memiliki stok gas 3 kg, namun pihak pangkalan mengatakan gas melon tersebut telah habis.
“Ini lebih mengherankan, saya liat sendiri gas baru dikase turun oleh pihak distributor, tapi pemilik pangkalan mengaku telah habis, dengan alasan gas tersebut telah menjadi pesanan warga lain,” cetusnya.
Hal inilah yang membuat sejumlah warga merasa geram hingga bertanya-tanya. Bahkan, lantaran dianggap sulit, demi memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari ditengah bulan puasa, warga pun rela membeli dengan harga yang lumayan fantastis.
Sehingganya, warga berharap kepada pemerintah ataupun instansi terkait agar dapat melakukan perhatian terhadap sejumlah kebutuhan masyarakat.
“Apalagi melihat kondisi saat ini, beberapa kebutuhan bahan pokok mulai mengalami kenaikan, jangan sampai menambah beban masyarakat lagi dengan sulitnya mendapatkan gas melon,” harap warga. (dat)
