
Salah satu warga setempat bernama Wahab Sululing mengungkapkan kepada Luwuk Post bahwa Tower tersebut telah sejak lama berdiri tapi belum juga berfungsi sampai saat ini.
“Hanya petugas saja yang datang melakukan survey dan mengambil foto, selanjutnya tak jelas kapan beroperasi,” tandasnya pada Minggu (9/10).
Bukan hanya kejelasan kapan tower beroperasi, Wahab bahkan mengatakan salah satu tower yang berada di Desa Sasabobok, Kecamatan Bangkurung malah harus di bongkar ulang karena tidak siku.
Terpisah Camat Bangkurung, Adi Wijaya yang ditemui pewarta mengatakan, bahwa mengenai kapan difungsikan tower tersebut juga pernah mendapatkan teguran oleh Bupati Balut, Sofyan Kaepa kepada pihak terkait karena beberapa desa setempat di Kecamatan Bangkurung dan sekitarnya juga belum bisa menikmati.
“Tower yang sudah beroperasi sementara baru di Desa Kanari, Tanduno serta desa Lalong,”ungkapnya.
Pemerintah Daerah Balut diharapkan lebih aktif dan segera menyikapi masalah fungsi Tower yang terjadi di beberapa desa di Balut. “Cuman ada tower tapi tidak berfungsi.”. (tr-10)
