Kadis KUKM Banggai Monitoring Pelaku Usaha Handycraft

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST.id — Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Helena Padeatu melaksanakan giat monitoring kepada pelaku usaha Handycraft atau produk Kriya di sejumlah wilayah Kota Luwuk dan Kecamatan Nambo, Selasa (6/2/2024).

Para pelaku usaha kerajinan tangan binaan Dinas KUKM yang dikunjungi Kadis Helena  diantara meliputi pengrajin yang memanfaatkan olahan kayu, batok kelapa, limbah plastik, kilit kerang dan bebatuan serta batik tenun Nambo.

Disela kunjungan itu Helena mendorong dan memberikan arahan agar para pengrajin dapat melakukan terobosan dengan menonjolkan kekhasan dari daerah Banggai, sehingga selain meningkatkan daya saing juga dimaksudkan mempunyai nilai untuk mempromosikan daerah Kabupaten Banggai.

Selain itu, Helena juga meminta pengrajin daerah dapat menaikan produksinya.

“Pembeli atau peminat produk olahan khas daerah mulai banyak, untuk itu diharapkan para pengrajin dapat menambah jumlah produksi,” ujarnya.

Mengenai kekhawatiran para pengrajin yang takut produknya menumpuk di pasaran, Helena memintanya agar tak terpaku  memikirkan hal tersebut, sebab Pemkab Banggai dalam hal ini Dinas KUKM dan Dinas Pariwisata siap membantu memasarkan produk handycraft/kriya.

“Apalagi dalam mendukung promosi produk kriya dan kerajinan, Bupati Banggai Amirudin akan menyediakan tempat kepada pihak Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir (SAA) untuk kegiatan pajangan, sehingga memungkinkan hasil dari produk para pelaku usaha daerah dapat dipamerkan secara lebih luas,” jelas Helena.

Salah satu pelaku usaha kerajinan Batik Nambo, pada kesempatan itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas KUKM, dimana berkat bantuan dan arahannya kini batik nambo dengan corak burung maleo dan cardinalfish dapat di cetak atau di produksi di dalam kota. (*/Asw)