Lombok, LUWUKPOST.ID – Pertamina EP Donggi Matindok Field (DMF) turut menghadiri kegiatan Media Gathering (Medgath) yang dilaksanakan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream (SHU), di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam kegiatan tersebut, PHE juga turut menghadirkan seluruh jajarannya yang berada di wilayah kerjanya, di antaranya Regional 1-5.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih tiga hari, sejak Senin-Rabu, 5-7 Februari 2024, juga melibatkan sejumlah perwakilan awak media se-Indonesia, baik cetak maupun online, di wilayah Upstream PHE.
Sementara itu Pertamina EP DMF sendiri diwakili oleh Senior Officer Communication Relations & CID Zona 13 – DMF, Achmad Setiady.
Tujuan dari kegiatan ini, guna menyosialisasikan hasil pencapaian kinerja selama tahun 2023. Kemudian, mempererat hubungan silaturahmi antar jajarannya dan insan Pers.

Kegiatan pula dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) yang kerap diperingati setiap tahunnya, pada tanggal 9 Februari.
Selama tiga hari, seluruh peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Di antaranya pada hari pertama dengan mengunjungi Desa Sade, suku Sasak, Lombok Tengah, NTB.
Tiba di Desa suku Sade, seluruh peserta atau rombongan Medgath PHE mendapat sambutan hangat dari masyarakat suku Sasak, Lombok.
Tampak, masyarakat menyambut riang dengan atraksi Tari Gendang Beleq. Di mana, tarian ini kerap dilaksanakan untuk menyambut Raja setelah kepulangannya dalam peperangan.
Selanjutnya masyarakat suku Sasak menampilkan atraksi Peresean, ini adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras.

Sambil diiringi bunyi gendang, keduanya saling menyerang dan memukul satu sama lain hingga menangkis pukulan lawan dengan perisai.
Menariknya, dalam atraksi Peresean, peserta Medgath PHE berkesempatan untuk mencobanya, dengan dipandu langsung oleh tokoh-tokoh adat suku Sasak.
Mendapat kesempatan itu, Senior Officer Communication Relations & CID Zona 13 – DMF, Achmad Setiady pun ikut mencobanya.
Usai menikmati atraksi khas adat budaya suku Sasak, peserta pula berkesempatan bisa mengelilingi dan mengenal lebih jauh tentang suku Sasak, Desa Sade. (dat)
