Dinas KUKM Selenggarakan Pelatihan Pengolahan Cabai dan Tomat bagi Pelaku UMKM

Luwukpost.id -

LUWUK, ( luwukpost.id ) – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai yang di pimpin Helena Padeatu gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan pengembangan SDM bagi para pelaku UMKM daerah.
Kekinian, Dinas KUKM kembali mengadakan pelatihan Pengolahan Cabai dan Tomat bagi para pelaku usaha yang menjadi binaannya, dengan menghadirkan Narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkopukm).
Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Banggai Furqanudin Masulili itu digelar selama 3 hari, dimulai Selasa sampai dengan Kamis (28-30/5/2024), bertempat di hotel Swissbell, Kecamatan Luwuk selatan.
Dalam pelatihan tersebut, Wabup Furqanudin berpesan agar para peserta pelatihan harus mampu memiliki ketrampilan yang bisa dijadikan sebagai dasar pelaku UKM yang benar-benar memiliki tekad untuk mengembangkan UMKM kedepan.
Dalam menyampaikan laporan kegiatan, Kepala Bidang Pemberdayaan usaha Mikro, Dinas KUKM Banggai, Fausiah S.Sos menyatakan, bahwa tujuan pelatihan Pengolahan Cabai dan Tomat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan melalui pengenalan teknik-teknik pengolahan cabai dan tomat yang inovatif kepada peserta.
“Serta pengembangan keterampilan praktis dalam mengolah cabai dan tomat menjadi produk berkualitas,” terang Fausiah.
Lanjut, peningkatan kesejahteraan melalui kegiatan pelatihan dapat membantu peserta untuk meningkatkan nilai tambah produk mereka. “Yang pada gilirannya, diharapkan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka (pelaku UMKM),” tandasnya.
Selain itu, dalam pengenalan pasar, para peserta diperkenalkan berbagai pasar-pasar potensial untuk produk olahan cabai dan tomat. Serta strategi pemasaran yang efektif.
Kemudian, pemberdayaan komunitas, dapat mendorong pemberdayaan komunitas lokal, terutama petani dan pelaku usaha mikro, melalui peningkatan kemampuan mereka dalam mengelola produk-produk pertanian.
“Diversifikasi produk pelatihan ini dapat mendorong peserta untuk menciptakan beragam produk olahan baru dari cabai dan tomat, memperluas pilihan konsumen.”
Untuk pengembangan kapasitas peserta, dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengolahan cabai dan tomat, dan meningkatkan kapasitas mereka dalam berwirausaha.
“Peserta juga diberikan materi peningkatan pasar, dimana dengan memahami strategi pemasaran yang efektif, peserta dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan daya saing produk mereka.”
Terakhir, untuk pemberdayaan ekonomi lokal. Pelatihan ini dapat berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal dengan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat petani dan pelaku usaha mikro di sektor pengolahan cabai dan tomat.
Mengenai sumber anggaran kegiatan pelatihan yang diikuti 25 orang peserta ini dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2024, Dinas KUKM Banggai.
Turut hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut, Asisten II Setda Banggai, Bambang Eka, jajaran Dinas Ketapang, Forum UMKM dan Dinas Penanaman Modal Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banggai. (*/ASW)