Luwuk, LUWUKPOST.ID — Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banggai, PT. Panca Amara Utama (PAU), memberikan bantuan akses internet kepada 13 sekolah yang berada di pelosok.
Pemberian bantuan ini merupakan wujud corporate social responsibility (CSR) PT PAU serta mendukung mutu kualitas pendidikan yang berada di Kabupaten Banggai.
Mengingat akses kebutuhan internet di era digitalisasi saat ini telah menjadi kebutuhan esensial, terutama dalam dunia pendidikan.
Akses internet yang cepat dan stabil mudah ditemukan di kota-kota besar, namun di wilayah pelosok, akses ini masih menjadi tantangan tersendiri.

Menyikapi kesenjangan ini, PT Panca Amara Utama (PAU) melalui Program CSR-nya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, telah memberikan akses internet bagi sekolah-sekolah yang berlokasi jauh dari pusat kota.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disdikbud Banggai, Yuki Lamaka, menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah menghubungkan jaringan internet tipe Starlink ke 13 sekolah di beberapa kecamatan, seperti Batui, Batui Selatan, Toili, Toili Barat, dan Pagimana.
“Bantuan ini sangat penting bagi kegiatan belajar mengajar, khususnya untuk keperluan ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer, yang bertujuan memetakan kualitas pendidikan di institusi sekolah,” ujar Yuli.
Ia berharap, dengan adanya jaringan internet ini, kualitas pendidikan di Kabupaten Banggai dapat meningkat.

“Terima kasih kepada PAU atas bantuan ini. Secara tidak langsung, kita telah mewujudkan transformasi digital di sekolah-sekolah yang sulit terjangkau jaringan internet,” tambahnya.
Hadi, selaku Officer CSR dari PAU, menegaskan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan tenaga pendidik, terutama dalam kegiatan pembelajaran yang memerlukan akses internet.
“Internet memudahkan siswa dan guru dalam mendapatkan informasi positif yang terbaru. Kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan akses jaringan internet di sektor pendidikan,” kata Hadi.
Lebih lanjut, Hadi menyampaikan rencana jangka panjang PAU untuk memperluas cakupan bantuan ke sekolah-sekolah lainnya yang berada di wilayah pelosok.
“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan akses internet bagi sekolah-sekolah yang masih sulit dijangkau jaringan,” tutupnya. (*/dat)
