Kinerja Bendum BPD HIPMI Sulteng Minta Dievaluasi

Luwukpost.id -

Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kelembagaan (OKK) Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banggai Laut, Risal Adja, mendesak OKK Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk mengevaluasi keaktifan Bendahara Umum (Bendum) BPD HIPMI Sulteng.

Risal menilai ketidakaktifan Bendum telah mengganggu kinerja organisasi dan tidak sejalan dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI.

Menurut Risal, bidang OKK bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan keanggotaan, mulai dari penerimaan hingga pembinaan anggota. Namun, kondisi saat ini dinilai riskan karena tidak adanya kolaborasi dan program kerja yang menyentuh BPC se-Sulawesi Tengah.

“Pentingnya Bidang OKK BPD HIPMI untuk mempersiapkan dan mengembangkan kader-kader muda yang potensial untuk menjadi pengusaha sukses di masa depan,” ujar Risal, Senin (4/8/2025).

“Namun, hari ini kondisi kebenduman menjadi riskan karena tidak adanya kolaborasi, apalagi program yang menyentuh BPC se-Sulteng, dan bahkan telah keluar dari AD/ART HIPMI,” tegasnya.

Risal juga menambahkan bahwa OKK BPD HIPMI Sulteng seharusnya bisa lebih aktif, tidak hanya terpaku pada hal-hal administratif. Ia menekankan bahwa OKK wajib mempersiapkan dan mengembangkan kader-kader muda yang potensial untuk menjadi pengusaha sukses, sesuai dengan fungsi kaderisasi.

“Saya bukan mau mendiskreditkan Ketua OKK. Tidak. Namun baiknya OKK BPD HIPMI Sulteng belajar dari BPC HIPMI Banggai Laut, bagaimana kami memberdayakan dan mengkolaborasikan setiap anggota HIPMI dalam mendukung program pemerintah, baik daerah maupun pusat,” ungkap Risal.

Meski demikian, Risal pesimistis OKK BPD HIPMI Sulteng akan mengambil tindakan. “Namun, kami cukup yakin 100% bahkan sampai 200% bahwa Bidang OKK BPD HIPMI tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Bendum BPD HIPMI yang tidak hadir di Rakerda, Forbis, dan lainnya, karena kita paham bersama lah,” pungkas Risal.

Risal berharap OKK BPD HIPMI Sulteng memiliki ketegasan dalam menilai keaktifan Bendum agar tidak “main aman” dan mendiamkan kesalahan yang telah terjadi.

Permintaan klarifikasi dan tanggapan kepada Bendum HIPMI Sulteng telah dilayangkan Luwuk Post, namun hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan.(*/Asw)

Komentar