Wartawan senior Abdul Saleh terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai Bersaudara (Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut) untuk periode 2025-2028.
Penetapan ini diputuskan dalam Konferensi ke-3 PWI yang dimajukan jadwalnya di Luwuk.
Proses pemilihan mengerucut pada satu calon setelah pimpinan sidang, Temu Trisno dan Mahmud Matangara, mendiskualifikasi kandidat lainnya, Gafar Tokalang. Gafar dinyatakan tidak memenuhi salah satu syarat administrasi saat verifikasi berkas.
Menyisakan Abdul Saleh sebagai calon tunggal, peserta konferensi yang memiliki hak suara kemudian sepakat menetapkannya sebagai ketua terpilih.
“Konferensi PWI Kabupaten Banggai dimajukan di hari ini, yang sebelumnya dijadwalkan hari Sabtu, untuk mengefisienkan waktu. Jadi hari Sabtu nanti tinggal pengukuhan,” jelas Pimpinan Sidang, Temu Trisno.
Setelah penetapan, pimpinan sidang langsung membentuk tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan. Imam Muslim ditunjuk sebagai Sekretaris dan Jajad Sudrajad sebagai Bendahara. Sementara itu, Dewan Penasihat diisi oleh Iskandar Djiada, Gafar Tokalang, dan Sutopo Enteding.
Ketua terpilih Abdul Saleh, yang juga pimpinan redaksi Banggai Net, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan tersebut dan menyebutnya sebagai tantangan untuk membenahi organisasi.
“Untuk menjalankan program atau visi misi ke depan, tentunya perlu dukungan semua rekan-rekan Anggota PWI,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Ale ini berkomitmen untuk merangkul semua jurnalis di Luwuk. Ia juga menegaskan posisi PWI di luar ranah politik praktis.
“Kemarin-kemarin, ada sedikit gejolak yang seakan-akan PWI bermain di ranah politik. Padahal itu tidak ada,” tegasnya.
“Mari kita bangun kebersamaan, untuk mewujudkan cita-cita PWI Banggai yang lebih baik,” tandas Ale.
Konferensi diakhiri dengan penyerahan pataka PWI dari perwakilan PWI Sulawesi Tengah kepada ketua terpilih. (*)

Komentar