Sebanyak 70 alumi dari tiga program studi FKIP Universitas Muhammadiyah Luwuk resmi dikukuhkan pada malam ramah tamah, Jumat (21/11),
Dalam kesempatan itu, Dekan FKIP, Dr. Armin Haluti, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan filosofi kepada para alumni. Ia mengatakan bahwa malam pengukuhan merupakan momen berbahagia setelah empat tahun menempuh pendidikan di kampus.
Dr. Armin mengutip pesan Kiai Haji Ahmad Dahlan yang berbunyi, “Teruslah belajar dan majulah setinggi mungkin, lalu pulanglah membawa manfaat.” Ia menegaskan bahwa pesan tersebut menjadi pengingat agar para lulusan mampu memberi kontribusi di tengah masyarakat.
“Ketika Anda selesai di Universitas Muhammadiyah Luwuk, bertebarlah di muka bumi untuk memberi manfaat. Jangan hanya menjadi lilin yang habis untuk menerangi, tetapi jadilah pribadi yang tetap bernilai dan terus memberi dampak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai akademik bukanlah tolok ukur utama, melainkan kualitas diri ketika kembali ke masyarakat. Untuk itu, ia menyebut lima keahlian penting yang harus dimiliki lulusan.
Pertama, kemampuan membangun komunikasi vertikal maupun horizontal guna memperluas jejaring. Kedua, menjalin kerja sama tanpa memilah sektor. Ketiga, manajemen waktu sebagai kunci produktivitas. Keempat, kemampuan problem solving menghadapi tantangan di lapangan. Kelima, kemampuan beradaptasi di berbagai lingkungan.
“Jangan Anda membesarkan diri karena Universitas Muhammadiyah Luwuk, tetapi buatlah Universitas Muhammadiyah Luwuk menjadi besar karena Anda,” pesannya.
Di akhir sambutan, Dr. Armin membacakan pantun sebagai penutup: Di atas gunung ada pendaki, Melihat pemandangan sangat baik. Ramah tamah jadi saksi, Langkah awal meraih mimpi. ***

Komentar