Pemerintah Kabupaten Banggai melaksanakan kegiatan penyerahan secara simbolis honorarium Guru Honorer Daerah (Honda) dan Tenaga Kependidikan (Tendik) PAUD tahun 2025, Senin (8/12). Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo, yang sekaligus menyampaikan laporan pelaksanaan program tersebut.
Dalam laporannya, Syafrudin menyampaikan rasa syukur karena para tenaga pendidik dan kependidikan non-PNS PAUD se-Kabupaten Banggai akhirnya dapat menerima hak mereka.
“Alhamdulillah, para tenaga pendidik dan kependidikan non-PNS di PAUD se-Kabupaten Banggai hari ini bisa tersenyum manis. Mari kita berdendang bersama,” ujarnya membuka laporan.
Ia menjelaskan bahwa proses koordinasi terkait jadwal penyerahan honorarium berlangsung cepat. Menurutnya, laporan baru disampaikan ke Bupati Banggai pada malam sebelumnya.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Banggai. Koordinasi kami baru semalam, namun beliau langsung menyampaikan: kenapa tidak besok saja, lebih cepat lebih baik,” kata Syafrudin.
Syafrudin mengakui bahwa proses ini sempat menimbulkan kekhawatiran di internal Dinas Pendidikan karena pagu anggaran sebelumnya hanya mencakup empat bulan pembayaran.
“Ada kekhawatiran yang panjang karena dalam DPA kami baru ada empat bulan yang bisa terbayarkan. Namun berkat bantuan dan arahan Bupati Banggai, alhamdulillah bisa lengkap menjadi satu tahun,” jelasnya.
Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan bukti perhatian pemerintah daerah terhadap tenaga pendidik PAUD yang berjumlah kurang lebih 548 personel di seluruh Kabupaten Banggai.
“Banyak tenaga pendidik yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendidik anak bangsa, namun belum tentu mendapat hak dari desa maupun yayasan. Karena itu, ini bukti kecintaan pemerintah daerah kepada kita semua,” tambahnya.
Syafrudin juga melaporkan bahwa Banggai mendapatkan dukungan teknologi berupa smartphone yang diperuntukkan bagi PAUD dan TK.
“Ini sebenarnya yang hebat bukan dari pendidikan, tapi dari Bupati Banggai,” ujarnya disambut respons peserta.
Menutup laporannya, ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk bekerja lebih profesional dan menjaga komitmen dalam mencetak generasi masa depan.
“Kesyukuran ini wajib kita balas dengan bekerja profesional. Mari menjadi orang-orang baik yang menentukan nasib Kabupaten Banggai. Insya Allah cita-cita mencerdaskan masyarakat dapat terwujud,” pungkasnya. ***

Komentar