Amirudin Menjawab Kekhawatiran Guru PAUD

Luwukpost.id -

Senyum lega menghiasi wajah ratusan guru PAUD se-Kabupaten Banggai saat Bupati Banggai, Ir. Amirudin, secara simbolis menyerahkan honorarium Guru (Honda) dan Tenaga Kependidikan PAUD tahun 2025, Senin (8/12).

Di hadapan 548 penerima, sang Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk menutup celah pendanaan yang tak mampu dipenuhi dana desa maupun yayasan di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menjelaskan bahwa penyaluran honorarium ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tenaga pendidik PAUD yang tidak memperoleh dukungan dari dana desa maupun yayasan tetap mendapat perhatian.

“Banggai bisa meng-cover teman-teman semuanya yang tidak termasuk di dana desa maupun yayasan. Kalau PAUD yang mengajar di desa, mereka mendapat dari dana desa. Tetapi yayasan di daerah berbeda dengan di kota,” tegasnya.

Menurut Amirudin, banyak yayasan di daerah didirikan untuk mendapatkan izin operasional sekolah, namun belum memiliki kemampuan membayar tenaga pengajar. Kondisi inilah yang menyebabkan guru PAUD di wilayah tersebut bergantung pada dukungan pemerintah daerah.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Banggai telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan para guru dapat masuk dalam skema Honda Daerah.

“Tadinya hanya empat bulan yang bisa terbayarkan, tetapi alhamdulillah kini bisa satu tahun. Hari ini kita bisa panen raya,” ujarnya disambut antusias peserta.

Bupati Amirudin juga menyampaikan bahwa Banggai masih dapat mempertahankan kemampuan fiskalnya dibanding sejumlah daerah lain yang mulai melakukan pemangkasan tenaga kontrak, honorarium, hingga biaya perjalanan dinas.

“Alhamdulillah, berkat doa masyarakat Kabupaten Banggai, kita tetap eksis dan berjalan sesuai yang kita inginkan,” katanya.

Bupati kemudian mengajak para pendidik memberikan layanan pendidikan dengan ketulusan dan profesionalisme.

“Berikan pendidikan dari hati nurani kepada anak-anak kita. Berkat doa mereka, kita juga mendapatkan rezeki dari Allah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Amirudin juga mengungkapkan bahwa sejumlah penghargaan dan penilaian positif berhasil diraih Kabupaten Banggai, termasuk capaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) dengan nilai A.

“Artinya seluruh keuangan daerah dimanfaatkan dengan baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporannya. Ini hasil kerja baik seluruh OPD,” katanya.

Di bagian akhir, ia mengingatkan agar honorarium yang diterima melalui buku rekening digunakan secara bijak.

“Hati-hati di jalan pulang, manfaatkan uangnya dengan baik. Jika bisa disedekahkan sedikit, itu lebih baik,” tuturnya.

Bupati Amirudin juga mendorong tenaga pendidik untuk terus meningkatkan pendidikan formal, termasuk melanjutkan studi hingga jenjang sarjana agar dapat menerima honorarium yang lebih baik. ***

Komentar