Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan bahwa program Kuliah Kerja Nyata–Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) harus lebih dari sekadar kewajiban akademik. Mahasiswa diminta menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata di tengah masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Banggai Ir. Amirudin melalui sambutan yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Mujiono Lasitata, dalam kegiatan pembekalan KKN-PPM Untika Luwuk angkatan ke-XXXIII tahun akademik 2026, pada Senin (6/4).
“KKN-PPM merupakan salah satu pilar penting Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengimplementasikan pengetahuan, teknologi, dan keterampilan secara langsung di tengah kehidupan masyarakat,” kata Bupati.
Ia menekankan mahasiswa harus menjadi agent of change, agent of development, dan agent of empowerment yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kehadiran mereka di desa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi dan permasalahan masyarakat, menawarkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, mendorong inovasi dan kreativitas, serta memperkuat kemandirian dan pemberdayaan warga desa.
Bupati juga menyoroti potensi Kabupaten Banggai di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Namun, ia menekankan masih ada tantangan yang harus dihadapi, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengelolaan lingkungan, serta layanan pendidikan dan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan mahasiswa untuk menjaga sikap dan etika di tengah masyarakat, menghormati nilai budaya lokal, membangun komunikasi yang harmonis dengan semua elemen masyarakat, serta melibatkan mereka dalam setiap program yang dijalankan.
Program kerja harus realistis, terukur, dan berfokus pada dampak jangka panjang, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pemerintah daerah, kata Bupati, mendukung penuh pelaksanaan KKN-PPM dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Ia berharap hasil kegiatan ini tidak berhenti pada laporan akademik, tetapi menjadi rekomendasi konstruktif bagi pembangunan daerah.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadikan KKN sebagai pengalaman berharga yang membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial kalian. Apa yang kalian lakukan hari ini akan menjadi bagian dari perjalanan hidup kalian di masa depan,” tutup Bupati.
Selanjutnya kegiatan pembekalan KKN-PPM Untika Luwuk angkatan ke-XXXIII secara resmi dibuka dengan harapan berjalan sukses, lancar, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat serta kemajuan Kabupaten Banggai. ***

Komentar