Rektor Universitas Tompotika (Untika) Luwuk, Taufik Bidullah, SE., M. Si secara resmi menyerahkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) kepada pemerintah Kecamatan Bualemo dan pemerintah desa setempat.
Penyerahan mahasiswa KKN-PPM tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan di tujuh kecamatan di wilayah Kepala Burung, Kabupaten Banggai, pada Kamis, 9 April 2026.
Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kecamatan, Kepala Desa, serta masyarakat Bualemo yang telah bersedia menerima mahasiswa untuk melaksanakan program KKN-PPM sebagai bagian dari kewajiban akademik.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan, Kepala desa, dan seluruh masyarakat Bualemo yang telah menerima mahasiswa kami untuk melaksanakan kegiatan akademik berupa KKN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KKN kali ini merupakan pelaksanaan angkatan ke-33. Pemilihan Kecamatan Bualemo sebagai lokasi didasarkan pada pertimbangan bahwa wilayah tersebut sudah cukup lama tidak menjadi lokasi KKN Untika, terakhir sekitar tahun 2018.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di Bualemo diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan pemerintah daerah serta pemberdayaan masyarakat.
Taufik juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan wilayah tersebut.

“Secara pribadi, saya merasa seperti pulang kampung. Ini menjadi bagian dari upaya membangun tanah kelahiran dan leluhur,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KKN tidak hanya merupakan beban studi mahasiswa, tetapi juga bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu memperkaya pengetahuan dan pengalaman dengan terjun langsung ke tengah masyarakat.
Mahasiswa juga didorong untuk aktif berinteraksi dengan pemerintah kecamatan, kepala desa, serta masyarakat guna menggali informasi dan memahami kebutuhan riil di lapangan.
Dengan demikian, program kerja yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
“KKN ini menjadi momentum pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa harus hadir untuk memberi nilai manfaat dan membantu menjawab persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Taufik berharap adanya dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, demi keberhasilan pelaksanaan KKN.

“Keberhasilan KKN sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak, khususnya pemerintah setempat,” pungkasnya.
ANTUSIAS PEMCAM
TERIMA MAHASISWA UNTIKA
Sementara itu, Camat Bualemo yang diwakili Sekretaris Camat Bualemo, Bobi Lawonso, S.IP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Universitas Tompotika (Untika) Luwuk yang telah memilih Kecamatan Bualemo sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PPM, meskipun tidak mencakup seluruh desa.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi jembatan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Ia berharap program-program yang dibawa mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta terjalin kerja sama yang baik, terutama dalam hal penguatan administrasi pemerintahan desa.
“Kami di pemerintah kecamatan sangat membutuhkan dukungan, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas administrasi pemerintahan,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap mahasiswa mampu mengatasi berbagai kendala yang ditemui di lapangan, terutama yang berkaitan dengan program pemberdayaan masyarakat.
Ia juga menyoroti potensi lokal di Kecamatan Bualemo, seperti sektor perikanan dan komoditas pisang, yang dinilai belum dikelola secara optimal.
“Kami berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi, baik secara teori maupun praktik, dalam upaya pengelolaan dan pengembangan potensi lokal tersebut,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bobi kembali menyampaikan terima kasih kepada pihak Universitas Tompotika atas pelaksanaan kegiatan KKN di wilayahnya. ***

Komentar