Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Banggai resmi melepas kontingen yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan kategori vocal group ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si., mewakili Bupati Banggai di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati pada Senin (15/6).
Ketua LPPD Kabupaten Banggai, Helena A. Padeatu, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa momentum Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi seni suara semata. Menurutnya, event nasional ini merupakan instrumen strategis dalam pembangunan karakter umat.
“Pesparawi adalah sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang seni budaya yang bernafaskan kekristenan. Sekaligus, ini menjadi sumber motivasi dan inspirasi untuk mempererat tali persaudaraan di tengah kebinekaan dalam menopang peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Helena Padeatu.

Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd. Ia memuji komitmen kepengurusan LPPD di bawah kepemimpinan Helena Padeatu serta dukungan finansial dari pemerintah daerah.
”Di tengah efisiensi anggaran, Pemda tidak pernah menyurutkan langkahnya untuk membantu seluruh kegiatan keagamaan di Kabupaten Banggai,” ungkap Suardi.
Senada dengan hal tersebut, Sekab Banggai Moh. Ramli Tongko yang membacakan sambutan tertulis Bupati menyatakan rasa bangganya atas kesiapan tim yang ditunjuk. Pemkab Banggai berharap kontingen dapat menjaga disiplin dan nama baik daerah selama berkompetisi pada 22–28 Juni 2026 mendatang.
Total kontingen yang diberangkatkan berjumlah 15 orang, terdiri dari 11 orang peserta tampil, 2 orang pelatih, dan 2 orang pengurus LPPD Banggai.
Berdasarkan jadwal yang dihimpun, rombongan dijadwalkan bertolak dari Luwuk pada Rabu (17/6) menuju Makassar, sebelum melanjutkan penerbangan transit menuju lokasi utama di Manokwari, Papua Barat. (*/Ap)

Komentar