PKKMB Unismuh Luwuk Diikuti 877 Mahasiswa Baru

Bupati Banggai: Pembangunan Daerah Butuh Kolaborasi Perguruan Tinggi

Luwukpost.id -

Universitas Muhammadiyah Luwuk menggelar Masa Ta’aruf atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Dari Kampus untuk Peradaban: Membentuk Mahasiswa Unggul, Religius, Berdaya Saing Global dan Berdampak untuk Umat”. Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Center Muttahidah Luwuk, yang dimulai pada Senin (7/9/2026) sampai dengan (10/9/2026).

Kegiatan PKKMB diikuti oleh 877 mahasiswa baru yang tersebar di delapan fakultas. Berbagai materi kegiatan yang disampaikan mencakup pengenalan Universitas Muhammadiyah Luwuk, Al-Islam dan Kemuhammadiyaan, serta sistem akademik, pembelajaran, kemahasiswaan, dan organisasi mahasiswa.

Mewakili Bupati Banggai, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. H. Alfian Djibran, menyampaikan bahwa kampus bukan hanya tempat untuk mendapatkan gelar akademik. Kampus adalah tempat untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, membangun keberanian berpikir, dan mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari masa depan bangsa.

“Tema ‘Dari Kampus untuk Peradaban’ menurut saya sangat tepat. Peradaban tidak dibangun hanya oleh orang-orang pintar. Peradaban dibangun oleh manusia yang berilmu, berkarakter, memiliki integritas, peduli sesama, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungannya,” ujar Alfian membacakan sambutan Bupati Banggai.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa Kabupaten Banggai membutuhkan generasi muda yang berani berinovasi, berani menciptakan lapangan kerja, berani membangun usaha, berani melakukan penelitian, serta berani menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.

“Saya berharap Universitas Muhammadiyah Luwuk terus menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Banggai. Karena pemerintah daerah tentu tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan terutama generasi muda,” pungkasnya.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan masa kuliah sebagai kesempatan terbaik untuk belajar sebanyak-banyaknya, membangun jaringan seluas-luasnya, dan memberikan kontribusi sebesar-besarnya.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Banggai dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen daerah untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya gagasan, inovasi, dan sumber daya manusia unggul guna mendorong kemajuan dan pembangunan Kabupaten Banggai ke depan.

Momentum Masa Ta’aruf dan PKKMB Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Luwuk untuk mengenal peran perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat, serta membentuk komitmen menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Banggai. (*)

Komentar