Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Muh. Aris Susanto, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Tahun 2026, Kamis (15/10).
Penerimaan mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banggai Kepulauan dan turut dihadiri Kepala Bappeda, pimpinan Unismuh Luwuk beserta rombongan, dosen pembimbing lapangan, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan serta mahasiswa peserta KKN Tematik.
Dalam sambutannya, Muh. Aris Susanto menyampaikan bahwa KKN Tematik Unismuh Luwuk tahun ini memiliki fokus khusus, yakni membantu Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam proses pendataan, pembenahan dan penataan aset daerah.
Mahasiswa nantinya ditempatkan di kantor-kantor kecamatan untuk membantu proses pendataan dan penertiban administrasi aset milik pemerintah daerah. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan arahan serta pendampingan dari perangkat daerah yang berkaitan dengan pengelolaan aset.
Menurutnya, aset daerah merupakan bagian dari kekayaan pemerintah yang harus dikelola secara tertib, dijaga keberadaannya dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pengelolaan aset yang baik membutuhkan data yang akurat, dokumen yang tertib, serta informasi yang jelas mengenai keberadaan dan kondisi aset tersebut. Oleh karena itu, pembenahan administrasi aset menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, tertib, dan akuntabel,” ujarnya.
Sekda berharap keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung proses pendataan dan penataan administrasi aset di tingkat kecamatan.
Ia meminta mahasiswa bekerja secara teliti, disiplin dan bertanggung jawab. Setiap data yang dicatat harus mengacu pada informasi serta dokumen yang tersedia.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian data, kendala administrasi maupun persoalan lain selama proses pendataan, mahasiswa diminta segera berkoordinasi dengan petugas atau perangkat daerah yang memiliki kewenangan.
Mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga keamanan dokumen dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaan tugas, mahasiswa tidak diperkenankan mengambil keputusan di luar kewenangan yang diberikan.
Muh. Aris Susanto menegaskan, KKN tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai proses penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan data dan administrasi, sekaligus memahami pentingnya ketelitian, disiplin dan integritas dalam mengelola kepentingan publik.
Kepada para camat dan jajaran pemerintah kecamatan, Sekda meminta agar mahasiswa KKN dapat diterima dan didampingi selama menjalankan tugas. Koordinasi antara pemerintah kecamatan, perangkat daerah terkait dan dosen pembimbing lapangan juga diharapkan terus dibangun agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai tujuan.
“Harapan kita, kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat, baik bagi pemerintah daerah maupun bagi mahasiswa,” ujarnya.
KKN Tematik Unismuh Luwuk di Kabupaten Banggai Kepulauan diharapkan tidak hanya membantu proses pembenahan administrasi aset, tetapi juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memahami tata kelola pemerintahan dan persoalan pembangunan di daerah.
Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat membawa pengalaman tersebut sebagai bekal untuk tumbuh menjadi generasi yang memiliki kompetensi, integritas dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Muh. Aris Susanto secara resmi menerima mahasiswa KKN Tematik Unismuh Luwuk Tahun 2026 untuk melaksanakan kegiatan pengabdian di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. (and)

Komentar