19.085 Personel Amankan Pilkada, Wagub Sulteng Ingatkan soal Netralitas ASN

Luwukpost.id -

 

SIAP AMANKAN PILKADA: Wakapolda Sulteng Brigjend Pol Nurwindyanto bersama Danrem 132 Tadulako Birgjend TNI Farid Makruf dan wakil gubernur Sulteng Rusli Baco dg Palabbi memeriksa kelengkapan personel yang dilibatkan mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di Sulteng. [Foto Barnabas Loinang/ Luwuk Post]
PALU, LUWUK POST–Pemilihan kepala daerah diawasi ketat aparat keamanan. Sebanyak 19.085 personel disiagakan untuk mengamankan pesta demokrasi di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

Dari jumlah tersebut, 12.887 personel di antaranya berasal dari sipil dari linmas. Satuan linmas ini nantinya berada Di garis depan di setiap tempat pemungutan suara (TPS), dibantu aparat kepolisian dan TNI.

Wakapolda Sulteng Brigjen Nurwindyanto mengatakan, penempatan personel di TPS sesuai dengan tingkatan keamanannya. Sesuai data sementara sebanyak 6.296 TPS yang akan disiapkan dengan kriteria TPS aman 5.043 unit, TPS rawan 1.033 unit, TPS sangat rawan 214 unit, dan TPS khusus 6 unit.

Nurwindyanto memaparkan, penempatan personel sesuai dengan pola pengamanan yang diterapkan berdasarkan kategori TPS. “Secara keseluruhan, kepolisian menyiapkan 19.085 personil terdiri dari Polda 1.322 personel, Polres 3.817 personel, TNI 1.059 personel dan linmas 12.887 personel,” papar Wakapolda.

Untuk menjamin kesuksesan pelaksanaan Pilkada dari huru hara, Polda Sulteng menggelar show force dalam bentuk Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Tinombala 2020. Seluruh kesatuan diwakili mengikuti operasi gelar pasukan dengan berbagai peralatan penanganan huru hara.

Dalam operasi itu diikuti Komandan Korem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf dan Wakil Gubernur Sulteng Rusli Baco Dg Palabbi. Farid Makruf menjamin proses Pilkada di Sulteng berjalan aman dan damai.

“Kami dari TNI sifatnya mendukung pengamanan Polri dalam proses Pilkada. Kami sudah siap dengan segala personel dan peralatan. Saya pastikan Pilkada tahun ini berjalan aman dan damai,” kata Farid Makruf usai gelar pasukan.

Soal kekhawatiran pelaksanaan pilkada hingga selesai bisa berakhir ricuh Danrem memastikan tidak akan terjadi. “Saya pikir masyarakat kita sangat arif dan bijaksana menanggapi persoalan. Jangan grasah-grusuh. Tanggapi dengan baik, dan selesaikan dengan baik-baik,” ujar Farid.

Sementara itu, amanah Kapolda Sulteng pada upacara yang dibacakan Wakapolda mengatakan, diperlukan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menampilkan sikap dan perilaku yang sopan santun dalam berdemokrasi politik yang patut dan wajar.

“Agar tidak menimbulkan perpecahan dalam kehidupan berpolitik yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan lainnya, sehingga tidak menimbulkan potensi kerawanan gangguan kamtibmas dalam masyarakat,” kata Kapolda.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulteng mengingatkan agar para aparatur sipil negara (ASN) menjaga netralitas. Para ASN tidak ikut terlibat dalam kampanye. Seorang ASN juga dilarang melakukan foto swafoto bersama dengan calon kepala daerah menggunakan atribut, simbol atau naik di panggung dan menyatakan dukungan kepada calon kepala daerah. Bahkan juga memfasilitasi kendaraan pribadi maupun juga kendaraan milik negara.

Pengamanan Pilkada Banggai Laut 

Jajaran TNI dan Polri ikut mengawal proses pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah. Proses pendaftaran pun berlangsung lancar sepanjang tiga hari masa pendaftaran.

Kapolsek Banggai AKP Karel Paeh, SH, MH, menerangkan pengamanan dilakukan mulai dari pengawalan bakal pasangan calon menuju kantor KPU Kabupaten Banggai Laut hingga proses pendaftaran. Sebanyak 100 personil dilibatkan bersama beberapa perwira.

“Ini giat operasi mantap praja 2020 Polri dan TNI untuk mengamankan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di KPU Kabupaten Banggai Laut dari tanggal 4-6 September,” jelasnya, kemarin.

Awalnya, kata dia, dilakukan sterilisasi di kantor KPU Kabupaten Banggai Laut, kemudian dilanjutkan dengan pengamanan untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar pada proses pendaftaran bakal calon kepala daerah. “Mencegah jangan sampai terjadi gangguan Kamtibmas,” tutur Kapolsek.

Pantauan di lapangan, bakal pasangan mendapat pengawalan dari kediaman masing-masing hingga tiba di kantor KPU Kabupaten Banggai Laut. TNI/Polri juga menjaga pintu masuk ke kantor KPU Kabupaten Banggai Laut. Sehingga hanya yang memiliki id card khusus yang bisa masuk. Mengingat protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan, sehingga mesti ada pembatasan.

Ketua KPU Kabupaten Banggai Laut Muhamad Syarif Asgar Uda’a mengapresiasi aparat keamanan yang membantu penyelenggara dalam pengamanan pendaftaran bakal pasangan calon. Ia berharap, pesta demokrasi 2020 berlangsung tanpa kendala. (bas/ali)

 

Siaga Amankan Pilkada 

Kesatuan             Jumlah Personil

Polda                      1.332

Polres                    3.817

TNI                       1.059

Linmas                 12.887

Total: 19.085 personil

 

Pola Pengamanan TPS 

  • TPS aman ditempatkan 2 polisi dan 8 linmas pada setiap 4 TPS.
  • TPS rawan 2 polisi dan 4 linmas setiap 2 TPS.
  • TPS sangat rawan 2 polisi dan 2 linmas setiap 1 TPS
  • TPS khusus 2 polisi, 1 linmas setiap 4 TPS.

Sumber: Polda Sulteng