
SALAKAN, LUWUK POST-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) harus berinovasi untuk menjamin kebutuhan pangan kedepan.
Sebab, sebagian besar wilayah Pulau Peling didominasi oleh lahan tidur. Tanpa inovasi, adalah mustahil kebutuhan pangan dalam daerah mampu terpenuhi secara mandiri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkep, Ferdy Salamat, mengatakan, 97,7 persen wilayah Bangkep didasari oleh lapisan karst.
Lapisan itu terbagi atas dua, yakni karst Salodik yang yang berusia 60 juta tahun pada bagian bawah. Sementara karst Peling yang berusia 6 juta tahun berada diatasnya. Dengan begitu, lahan non karst hanya tersisa 2,3 persen saja dari total keseluruhan daratan Bangkep.
“Kondisi itu membuat ketersediaan pangan lokal terancam. Sebab kawasan yang ada notabene adalah karst, sedangkan lahan produktif untuk bercocok tanam sangatlah terbatas,” tuturnya, Kamis (10/9).
Tanah karst, lanjut Ferdy, sangatlah miskin unsur hara. Berbeda dengan tanah Toili di Kabupaten Banggai. Meski begitu, Pemda melalui DLH telah memiliki peta kesesuaian lahan dan tanaman untuk mengarahkan sektor pertanian.
Karena itu dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengantisipasi kerawanan pangan di masa akan datang. Sekalipun kondisi geografis Bangkep begitu adanya, Ferdy optimistis tidak ada yang mustahil untuk diwujudkan. “Kalau kita mau saya yakin masalah ini bisa ditangani,” pungkasnya.(Iman)

![MANGROVE 02 TRANSPLANTASI KARANG: Pokdarwis dan BPD Desa Kambani saat melangsungkan kegiatan tranplantasi karang di perairan laut Kambani, tepatnya di Bone Bulungan, Minggu (31/1/2020). [Foto : akun FB Pokdarwis Kambani]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/MANGROVE-02.jpg)

![PENYUSUNAN DED PENYUSUNAN DED: Pemaparan Hasil Survei Kawasan Hutan Kokolomboi Dari KLHK di Aula Kantor DLH Bangkep. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/12/PENYUSUNAN-DED.jpg)
![SOSIALISASI DLH JANGAN CEMARI LINGKUNGAN: Sosialiasi pengendalian kerusakan pencemaran dan kerusakan peisisir dan laut. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/12/SOSIALISASI-DLH.jpg)

