
Rektor Unismuh, Sutrisno K Djawa, meyakini, dengan masih dibukanya pendaftaran maba hingga September ini, target tersebut bisa tercapai. “Saya optimis, target kita 1.000 maba bisa tercapai,” katanya.
Mantan Wakil Rektor II ini, menjelaskan, meskipun di tengah pandemi virus Korona saat ini, target itu bisa tercapai.
Sebab, menurut Dia, menuntut ilmu dalam kondisi apapun adalah suatau keharusan. Jika tidak, maka para generasi bisa tergilas zaman.
Untuk saat ini bukan lagi era persaingan, melainkan era kolaborasi. Dimana pihaknya perlu bergandengan tangan. Dengan semua stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan apa yang diharapkan.
Ia mencontohkan, ketika orangtua tidak memperbolehkan anaknya ke kampus, untuk belajar tatap muka, maka tidak boleh dilarang. Itu hak mereka. Pihak kampus harus mampu mencarikan solusinya, agar anak mereka belajar. “Pihak kampus harus memfasilitas itu. Terapkan perkuliahan daring. Sehingga ada kolaborasi. Hal ini yang perlu kita bangun,” tandas dosen Fakultas Ekonomi itu. (leb)

![FOTO BERSAMA Dekan Faperik Unismuh Luwuk, Erwin Wuniarto dan mahasiswa PKL foto bersama. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/FOTO-BERSAMA.jpeg)


![PENYERAHAN SK SK DEKAN: Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa saat menyerahkan SK penetapan Erwin Wuniarto sebagai Dekan Faperik Unismuh Luwuk, Rabu (13/1). [Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/PENYERAHAN-SK.jpeg)
![TERUS KEMBANGKAN TERUS KEMBANGKAN: Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa bersama Dekan Fakultas Pertanian, Ratmi dan sejumlah dosen lainnya saat menanam benih Porang di Desa Lontos, Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (10/1). [Foto: Unismuh Luwuk/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/TERUS-KEMBANGKAN.jpg)