LUWUK,luwukpost.id-Kabupaten Banggai turut mendapatkan bagian dari alokasi anggaran sebesar Rp 2,6 triliun dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), untuk pemulihan ekonomi pondok pesantren (ponpes) di tengah pandemi Covid-19.
Kasi Pendis Kemenag Banggai, Zaenal Abidin mengaku, data yang ia terima dari Kementrian Agama, ada 12 ponpes yang menerima bantuan tersebut. “Data yang kami terima ada 12 pondok pesantren,” tuturnya, Selasa (27/10).
Menurutnya, bantuan tersebut disalurkan secara bertahap. Untuk pencairan tahap satu, setiap ponpes akan diberikan bantuan sebesar Rp 15 juta. “Itu baru pencairan tahap satu, tahap dua ada lagi,” terangnya.
Namun menurut Zaenal, karena masih dalam situasi Pandemi Covid-19, dana tersebut difokuskan dalam pembelajaran online. “Untuk sementara masih dalam bantuan pembelajaran daring. Dan dananya sudah dicairkan melalui rekening masing-masing pondok pesantren,” akunya.
Ia mengaku, banyaknya pesantren di Indonesia yang menerima Bantuan Operasional (BOP) yakni 21.173 pesantren, yang terdiri atas 14.906 pesantren dengan kategori kecil (50-500 santri), 4.032 pesantren kategori sedang (500-1.500 santri), dan 2.235 pesantren kategori besar dengan santri di atas 1.500 orang. (gom)
