LUWUK, LUWUK POST—Tahapan pencoblosan Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Banggai digelar hari ini (9/12). Ratusan ribu pemilih bakal datang ke tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 771 titik. Mereka akan menentukan masa depan Kabupaten Banggai dan Sulawesi Tengah dengan memilih pemimpin.
Di Pilkada kali ini tentu banyak tantangan, terutama pesta demokrasi digelar di tengah-tengah wabah pandemi Covid-19. Bahkan di Kabupaten Banggai sendiri, masih berstatus zona merah karena penyebarannya belum terkendalikan.
Meski begitu, pemilih harus ke TPS dengan mematuhi protokol kesehatan seperti yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Pemilih wajib menerapkan protokol kesehatan yang dikenal dengan 4 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto, selaku penanggung jawab keamanan mengimbau masyarakat atau pemilih untuk datang ke TPS memberikan hak pilihnya sesuai waktu yang ditentukan oleh penyelenggara. Ini bertujuan untuk menghindari kerumunan di TPS. Pemilih juga wajib menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Pemilih tidak perlu khawatir soal keamanan. Sebab, kata Satria, TNI-Polri menjamin keamanan dalam agenda nasional tersebut. “Polri bersama TNI menjamin keamanan dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Banggai,” tandasnya.
Apapun hasilnya nanti, masyarakat diimbau tetap tenang, menahan diri dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. “Hasilnya nanti sudah menjadi kehendak terbaik dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang wajib disyukuri dan didukung secara konstitusional demi kedamaian serta kemajuan Kabupaten Banggai,” papar Satria.
Seusai pemilihan, perwira dua melati yang pernah bertugas di Sudan, Afrika Utara sebagai pasukan perdamaian dunia tersebut berharap agar masyarakat selalu menjaga ikatan tali silaturrahmi, kekeluargaan, saling menghargai, dan persaudaraan. “Damai jiwaku maka sejahtera negeriku,” pungkasnya.(awi)





