Laut Ditimbun demi Material Proyek Pemda

Luwukpost.id -

BANGGAI, LUWUK POST-Demi memenuhi kebutuhan material infrastruktur, pemerintah Kabupaten Banggai Laut mendatangkan dari Kabupaten Banggai. Hanya saja, lokasi pendaratan di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, diduga tak memerhatikan kelestarian lingkungan.

Pada 10 Oktober 2020, Harian Luwuk Post mendatangi lokasi itu. Terlihat adanya penimbunan yang menjorok ke laut, yang digunakan kapal laut untuk menurunkan material. Di sisi kiri yang digunakan menimbun material sebelumnya terdapat pohon bakau.

 Informasi yang diterima, aktivitas di lokasi itu telah berlangsung sejak 2018. Dalam dokumen yang diperlihatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai Laut terdapat rekomendasi kepala desa dan Camat Banggai Utara.

 “Sudah tertimbun baru mereka datang, melapor,” ujar seorang staf Dinas Lingkungan Hidup yang ikut mendampingi Sekretaris instansi itu, Steven Musa, Rabu (15/12).

Mereka yang dimaksud adalah sebuah perusahaan swasta. Kedatangan mereka untuk meminta izin lingkungan. Namun, DLH bergeming bahwa perihal izin penimbunan laut telah beralih ke pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Bukan lagi di tingkat kabupaten. “Kami cuma berikan SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup),” papar dia.

 Steven Musa juga mengeritik aktivitas itu. Sebelum izin dikeluarkan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, harus dikaji terlebih dahulu dampak terhadap ekosistem sekitar dan dampak sosialnya kepada masyarakat sekitar. “Tapi kalau mereka sudah duluan begitu,” tegas dia.

 Karena untuk memenuhi kebutuhan material pada proyek-proyek yang dibiayai APBD, truk berukuran besar sering kali melintas di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara. “Ada beberapa material,” katanya.

 Sebagai gambaran, lokasi pendaratan material tak jauh dari destinasi wisata Pantai Oyama, ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang menjadikan Desa Lokotoy sebagai desa wisata. Selain itu, terdapat Desa Popisi yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. (tim)