SALAKAN, LUWUK POST—Penyambutan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kali ini, tidak akan dimeriahkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bangkep, Rusli Moidady di ruang kerjanya, selasa (21/12/202).
Menurut Rusli, hal itu disebabkan pandemi Covid-19 yang belum juga usai.
Protokol kesehatan menjadi alasan bagi pemerintah daerah, untuk membatasi acara perayaan yang biasanya digelar masyarakat setiap menyambut tahun baru.
“Bupati nantinya dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan imbauan, kepada warga untuk tidak melaksanakan perayaan tahun baru yang dapat melanggar protokol kesehatan,” kata Rusli.
Memasuki tahun baru masehi 2021 kali ini, pemerintah daerah akan mengisi perayaan akhir tahun dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti ceramah dan zikir di tiap masjid yang ada.
Jika pelaksanaan zikir tahun baru sebelum-sebelumnya Pemda Bangkep mengundang penceramah dari luar, tahun ini akan diisi oleh penceramah-penceramah dan imam zikir setempat.
“Substansi dari zikir ini adalah kita bermunajat kepada Allah Swt, agar Bangkep terhindar dari segala bencana, semoga pembangunan di Bangkep lebih baik ke depannya, dan masyarakat terhindar dari segala ancaman kekacauan,” ucapnya.
Penerapan protokol kesehatan, jelas akan diutamakan dalam kegiatan tersebut. Setiap masjid yang digunakan untuk berzikir akan mendapat imbauan Bupati. (Tr-01)


![Libur Nataru Aparat TNI-Polri saat melaksanakan operasi yustisi di jalan transsulawesi Batui. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/12/Libur-Nataru.jpeg)
![PASAR SIMPONG TETAP NORMAL: Salah satu tempat yang menjual Sembako di Pasar Simpong, Kamis (24/12). [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/12/PASAR-SIMPONG.jpg)
