SALAKAN, LUWUK POST-Meski intensitas hujan yang melanda wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) cukup tinggi, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum mengeluarkan imbauan waspada bencana bagi masyarakat.
Kepala BPBD, Lasata Sahata saat ditemui awak koran ini di ruang kerjanya, Senin (18)1/2020) mengatakan, pihaknya belum bisa mengeluarkan imbauan waspada bencana kepada warga atas potensi bencana alam yang diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan.
“Kita belum bisa mengeluarkan peringatan. Sebab kondisi cuaca belum bisa dipastikan. Artinya masih ada kemungkinan, cuaca panas akan kembali dalam waktu dekat ini, istilahnya, ini musim pancaroba,” kata Lasata.
Kondisi cuaca yang dijelaskan Lasata itu, bukan hasil prakiraan dirinya sendiri, melainkan hasil komunikasi yang telah dilakukan dengan pihak BMKG Provinsi sebelumnya.
Dia menuturkan, dalam komunikasi itu, BMKG belum mengizinkan BPBD untuk mengeluarkan peringatan waspada bencana. Sebab diperkirakan cuaca dalam beberapa pekan ke depan masih berpotensi mengalami perubahan. “Maka dari itu kita juga belum bisa mengeluarkan peringatan,” ucap dia.
Walau demikian, selaku instansi yang bertanggung jawab dengan keselamatan jiwa sosial dari ancaman bencana, pihaknya senantiasa bersiaga menunggu laporan warga terkait bencana.
“Saya sendiri kalau kondisi cuaca sudah seperti ini, saya sudah tidak enak tidur. Sebab itu, saya merasa senantiasa harus selalu bertanggungjawab dengan bencana alam. Sebab ini keselamatan banyak jiwa. Dan kita tidak bisa main-main dengan itu,” tandasnya.(tr-01)

![PENGUNGSI POSKO BENCANA KEBAKARAN: Kondisi posko layanan korban bencana kebakaran Desa Bongganan, Minggu (7/2/2021). [Foto : Rifan / Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/PENGUNGSI.jpg)
![OL_BANGKEP OMBAK 2 CUACA EKSTRIM: Ombak besar yang melanda kawasan pesisir Desa Kalumbatan, Senin (1/2/2020). [Foto : Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/OL_BANGKEP-OMBAK-2-1.jpg)