
“Kegiatan tersebut dilatarbelakangi kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, dimana untuk Kabupaten Banggai sendiri jumlah kasusnya terus meningkat, sehingganya perlu ada sentuhan nyata kepada masyarakat terdampak untuk membantu kebutuhan di masa-masa sulit,” ujar Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai, Sri Wulandari Hadjar.
Perihal teknis kegiatan, ia menuturkan, KNPI Berbagi dilaksanakan dengan metode door to door demi mencegah adanya kerumunan orang. Pertama, mereka mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk untuk mendistribusikan sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi dan proses penyembuhan dari penyakit yang disebabkan oleh Virus Covid-19. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Direktur RSUD Luwuk, dr.Yusran Kasim dan Kepala Ruangan Isolasi Covid-19.
“Untuk panti asuhan yang ada di Kota Luwuk, tim KNPI Berbagi mendatangi lokasi yang dimaksud, kemudian kami juga menyasar masyarakat kurang mampu dengan cara menyalurkannya lewat kelurahan, lalu langsung didistribusikan ke penerima bantuan yang sudah didata sebelumnya,” imbuh wanita yang akrab disapa Bulan itu.

Dikarenakan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), DPD KNPI Banggai pada saat penyaluran bantuan, membatasi jumlah orang yang terlibat serta menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat, seperti menggunakan masker, menggunakan kaos tangan dan menjaga jarak ketika berada di lokasi penyerahan bantuan.
“Kegiatan ini dimaksudkan agar bisa sedikit membantu kerja-kerja Pemerintah Daerah dalam menangani persoalan yang dialami rakyat akibat Pandemi Covid-19 guna meringankan beban masyarakat yang terdampak baik secara ekonomi maupun kesehatannya,” beber dia.
Terakhir, di momen HUT KNPI ini, Bulan berharap semoga Pemuda Kabupaten Banggai mampu menjadi teladan lewat kontribusi untuk kemajuan Kabupaten Baggai. Agar bisa keluar dari masa-masa sulit ini, ia menyarankan supaya bisa saling bersinergi serta berkolaborasi.
“KNPI senantiasa berusaha dan berbenah diri agar lebih proaktif lagi melihat persoalan yang ada pada rakyat. Semoga kita beserta keluarga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan Pandemi ini bisa lekas berlalu,” tutup Alumni Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang itu. (abd)
