Gelar Reses Di Titik Empat, Ronald Gulla Serap 11 Aspirasi

Luwukpost.id -

Sekretaris Komisi I DPRD Popinsi Sulawesi Tengah, Ronald Gulla saat menyampaikan materi reses di Desa Mansamat A, Rabu malam (8/12). [FOTO : RIFAN/LUWUK POST]
SALAKAN, LUWUK POST-Sekretaris Komisi I DPRD Propinsi Sulawesi Tengah, Ronald Gulla menggelar reses di titik keempat, di sejumlah desa di Kecamatan Tinangkung Selatan, Banggai Kepulauan (Bangkep), Rabu malam (8/12).

Reses yang bertempat di Balai Rakyat Desa Mansamat A itu, menghadirkan Kepala Desa, Ketua BPD, Sekretaris dan Aparat Desa, Tokoh Pendidik, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta tokoh masyarakat lainnya, dari sejumlah desa di Kecamatan Tinangkung.

Perwakilan Desa yang hadir diantaranya, Desa Mansamat A, Mansamat B, Tinangkung, Kampung Baru, Bobu, Lesan, Desa Tobing, dan Desa Paisumosoni.

“Ada 11 poin yang diusulkan masyarakat dari hasil penjaringan aspirasi di titik keempat malam itu. Tapi ada juga beberapa usulan yang masih merupakan kewenangan dari Kabupaten,” kata Ronald, Kamis (9/12).

Sebelas poin itu, antara lain perbaikan Jalan Propinsi Salakan Sambiut, Pengadaan Ambulance untuk Kecamatan Tinangkung Selatan, Pelatihan dan peningkatan Skill para pemuda melalui pelatihan SDM, Program magang ke daerah-daerah maju dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia.

Selain itu, masyarakat juga meminta pengawasan program dari propinsi yang masih kurang maksimal dilakukan OPD terkait di daerah, Pembangunan jalan Kantong Produksi, Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, Bantuan kepada kelompok peternakan.

Pun diminta bantuan rumah ibadah, Pembangunan riol dan tanggul penahan tanah di ruas jalan propinsi, serta Pembuatan tempat peristirahatan sementara, sebagai tempat berteduh pengendara motor dan mobil di jalan propinsi.

Meski begitu, dari beberapa usulan, ada juga usulan yang seharusnya menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten diantaranya Peningkatan honor guru guru honorer SD yang relatif kecil, Penyelenggaraan BPJS di Rumah Sakit Trikora Salakan.

“Jadi, masyarakat meminta ada penyelenggaraan BPJS yang mampu memenuhi kebutuhan pasien di Rumah Sakit Salakan khususnya. Karena menurut mereka obat tidak semua tersedia, dan harus beli di luar selalu,” ungkapnya.

Menurut Ronald, masyarakat pun turut menyuarakan Peningkatan insentif BSU guru SD, Pelaksanaan Pembangunan Konstruksi Puskesmas Rawat Inap di Desa Mansamat yang dianggap masyarakat perlu diawasi ketat. Karena rawan terjadi Pelaksanaan Tahapan konstruksi yg tidak tepat, Peningkatan jalan menuju puskesmas, dan Peningkatan jalan trans Peling dari mansamat B ke Nulion.

Anggota DPRD Propinsi dari Fraksi PAN itu menyampaikan bahwa ruas jalan propinsi tersebut tidak ada halangan, sudah teranggarkan di 2022. Sedangkan untuk jalan kantong produksi, ia meminta agar segera dicari lahan pertanian, dan segera mengajukan proposal.

Dia juga mengatakan akan menganggarkan ambulance bagi masyarakat Kecamatan Tinangkung Selatan. Namun dia menyaratkan agar ambulance itu tidak dijadikan alat untuk meraup keuntungan.

“Cukup saja utk bayar sopir dan perawatan berkala sj tetapi tidak digunakan untuk hal hal yang tidak tepat dan hanya menguntungkan seseorang dan golongan tertentu, tetapi untuk melayani seluruh masyarakat disekitar Tinangkung Selatan,” pungkasnya. (Rif)