
JAKARTA, LUWUK POST – Ketua Komisi II DPRD Banggai, Sukri Djalumang bersama anggotanya menyambangi Dirjen Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta pada Rabu (9/11).
Adapun tujuan kunjungan tersebut terkait dengan kelangkaan Pupuk Bersubsidi yang sering terjadi di Daerah Kabupaten Banggai.
Selain hal itu, Komisi II yang didampingi Wakil Ketua I DPRD Banggai, Batia Sisilia Hadjar juga mengonsultasikan persiapan pelaksanaan Brigade Alsintan Kabupaten Banggai pada Tahun 2023.
Tim Konsultasi DPRD Banggai diterima langsung oleh Direktur Pembiayaan Pertanian, Ir. Indah Megahwati, MP dan jajarannya.
Sukri Djalumang kepada Luwuk Post, Kamis (10/11) menjelaskan lebih lanjut, bahwa adapun poin konsultasi mengenai penambahan kuota pupuk bersubsidi telah sesuai dengan Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.
“Kami mengusulkan ke Direktur Pembiayaan Kementerian Pertanian untuk menambah kuota pupuk bersubsidi bagi Kabupaten Banggai Tahun 2023, yaitu pupuk urea dan NPK sesuai dengan permen tersebut,” tandas Sukri melalui pesan wahtsapp.
Sukri menambahkan, begitu pun terkait dengan Brigade Alsintan, beliau (Direktur Pembiayaan Kementerian Pertanian,red) menyarankan untuk di buat taxi alsintan minimal 200 ha per cluster.
“Saran beliau untuk segera membuat proposalnya sehingga akan dijadikan pilot project untuk Kabupaten Banggai,” pungkasnya.
Pada pertemuan itu turut dihadiri Kadis TPHP dan Kabid PSP Kabupaten Banggai. (*/Mjd)




![RDP BPD RDP BPD JAYABAKTI: Komisi I DPRD Banggai menggelar rapat dengar pendapat terkait polemik pemberhentian salah satu anggota BPD Jayabakti, di ruang rapat DPRD Banggai, Selasa (9/2). [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/RDP-BPD.jpg)
