Dandim 1308LB Imbau Warga Jangan Tertipu

Tawaran Kemitraan MBG

Luwukpost.id -

Komandan Kodim 1308 Luwuk Banggai (Dandim 1308LB), Letkol Kav La Ode Azhar Hamid,S.H., M.Han menghimbau kepada masyarakat, khususnya pengusaha katering agar tidak mudah tertipu dengan adanya tawaran kemitraan dalam pelaksanaan program nasional (Pronas) Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepada media ini ia mengajak pengusaha atau calon mitra di tiga wilayah Banggai Bersaudara (Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut) agar lebih teliti menanggapi tawaran atau iming-imingi menjadi rekanan program MBG.

“Untuk mengantisipasi penipuan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab masyarakat (pengusaha katering) dapat berkoordinasi dengan Kodim 1308 Luwuk Banggai,” tandasnya pada Rabu(6/8/2025).

Ia mengingatkan bahwa penunjukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana di tingkat Kabupaten/kota merupakan kewenangan pusat dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN). Untuk itu ia menganjurkan calon mitra dapat mendaftar atau berkoordinasi dengan BGN pusat.

“Saat ini sudah ada SPPG di masing-masing wilayah Banggai bersaudara (Banggai, Balut dan Bangkep). Intinya perusahaan atau yayasan yang menjadi mitra harus tercatat dan terverifikasi di BGN Pusat,” imbuhnya.

Lanjut Letkol Kav La Ode Azhar Hamid, mengenai kelanjutan pelaksanaan MBG di Kabupaten Banggai setelah sebelumnya diluncurkan di Kecamatan Toili, masih akan dikoordinasikan kembali bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Banggai. Hal ini dikarenakan secara tipologi atau karakteristik daerah di Banggai bersaudara berbeda dengan wilayah-wilayah pulau Jawa yang telah rutin melaksanakan Pronas MBG.

“Misalnya kondisi wilayah di Banggai Laut yang banyak dipisahkan dengan lautan, sehingga memerlukan koordinasi bersama FORKOPIMDA untuk teknis pelaksanaannya,” ujarnya.

Letkol Kav La Ode Azhar Hamid juga menjelaskan salah satu syarat pendirian dapur oleh SPPG dapat melayani 3000-3500an siswa. “Ini tentunya menjadi kendala jika di suatu wilayah yang terpisah dengan lautan jumlah siswanya tidak sampai 3000an, untuk itu perlu dikoordinasikan lagi, ” jelasnya.

Mengenai sumber anggaran pelaksanaan MBG, Letkol Kav La Ode Azhar Hamid mengaskan saat ini semuanya bersumber dari anggaran dari pusat.

“Saat ini anggaran sementara pelaksanaan MBG semuanya bersumber dari APBN, dan untuk pelaksanaan MBG di Kabupaten Banggai selanjutnya akan dilakanakan di Kecamatan Simpang Raya, dan mengenai waktunya belum ditetapkan,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Dandim 1308 Luwuk Banggai berpesan kepada masyarakat di tiga kabupaten Banggai Bersaudara untuk senantiasa menjaga keutuhan dan persatuan di wilayah yang salah satunya dengan menyaring dan tidak turut menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat memecah persatuan.(Tim)

Komentar