Aksi solidaritas terus di tunjukan para mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk.
Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkup Fakultas Agama Islam (FAI) resmi menyerahkan hasil penggalangan dana untuk korban banjir yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh.
Hasil penggalangan diserahkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Banggai.
Selama dua hari penggalangan, gabungan Ormawa yakni BEM FAI, HMP PAI, HMP PIAUD, dan PK IMM FAI Unismuh Luwuk sukses mengumpulkan donasi sebesar Rp11.480.500.
Penyerahan donasi ini berlangsung di Kampus Hijau dan diterima langsung oleh Ketua Lazismu Banggai, Dr. Nirwan Moh Nur.
Momen ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan Unismuh Luwuk, antara lain Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa Dekan FAI, Dr. Jumair, Wakil Dekan I FAI, Dr. Nimim
Ketua BEM FAI, Nadia Harsian, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat Kabupaten Banggai
“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan donasi sebesar Rp11.480.500. Ini bentuk kepedulian masyarakat Banggai dan Mahasiswa untuk saudara-saudara di Sumatra dan Aceh yang sedang ditimpa musibah,” ujarnya.
Dekan FAI Unismuh Luwuk, Dr. Jumair, memberikan apresiasi penuh atas solidaritas mahasiswa FAI.
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini adalah wujud nyata nilai-nilai Islam dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami selalu mendukung penuh semua gerakan kemanusiaan Ormawa FAI. Mahasiswa bukan hanya belajar di kelas, tetapi juga harus hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, turut mengapresiasi langkah para mahasiswa. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini mencerminkan karakter kampus yang berorientasi pada nilai-nilai sosial dan kepedulian lintas daerah.
“Gerakan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unismuh Luwuk peka terhadap penderitaan masyarakat, bahkan yang berada jauh di luar daerah. Ini adalah bentuk karakter unggul yang terus kami dorong,” ujar Rektor.
Gerakan donasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal jarak. Meski berada di Banggai, para mahasiswa FAI Unismuh Luwuk menunjukkan bahwa solidaritas bisa menjangkau saudara-saudara sebangsa yang sedang mengalami bencana di wilayah lain.
Aksi kemanusiaan ini juga sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial bukan hanya lewat pendidikan, tetapi juga lewat aksi nyata di lapangan.***

Komentar