Puskesmas Simpong, Kabupaten Banggai, memasuki hari ketiga pelaksanaan survei re-akreditasi dengan menggelar wawancara lintas sektor, Rabu (1/4).
Agenda ini menjadi salah satu tahapan krusial untuk menilai sejauh mana dukungan, komitmen, serta kolaborasi antara fasilitas layanan kesehatan tersebut dengan para pemangku kepentingan di wilayahnya.
Kegiatan yang telah berlangsung sejak 30 Maret 2026 ini menghadirkan sejumlah unsur penting daerah. Di antaranya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns., Plt Camat Luwuk Selatan, unsur TNI dan Polri melalui Danramil dan Kapolsek Luwuk, Kepala KUA Kecamatan Luwuk Selatan, perwakilan Lapas Kelas IIB Luwuk, Lurah Maahas, tokoh masyarakat, Koordinator Pendidikan Kecamatan Luwuk Selatan, serta perwakilan kader Posyandu.
Dalam sesi wawancara, tim surveyor dari Lembaga Akreditasi Prima Husada (LAPRIDA) melakukan dialog langsung dengan para peserta lintas sektor. Tim tersebut dipimpin oleh dr. Kadek Irawati Kesumaningsih bersama anggota Afsahyana, SKM., M.Kes.
Proses tanya jawab berlangsung interaktif, membahas peran masing-masing pihak dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Simpong. Wawancara ini juga bertujuan memastikan bahwa puskesmas telah menjalankan fungsi pembinaan kesehatan masyarakat melalui perencanaan yang terintegrasi serta evaluasi bersama lintas sektor.
Sejumlah peserta memberikan tanggapan positif terhadap proses re-akreditasi yang tengah berlangsung. Mereka menilai Puskesmas Simpong telah menunjukkan upaya aktif dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Survei re-akreditasi ini diharapkan menjadi tolok ukur peningkatan mutu layanan sekaligus memperkuat peran Puskesmas Simpong sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Banggai. (*/Ap)

Komentar