Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum., melaksanakan kunjungan kerja ke PLTMG Luwuk pada Sabtu (31/1) untuk memastikan keandalan dan efisiensi operasional pembangkit dalam mendukung sistem kelistrikan wilayah Luwuk. Kunjungan ini menegaskan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banggai.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Komisaris Independen didampingi oleh M. Risbudiharta selaku Anggota Komite Non Komisaris Manajemen Risiko beserta jajaran managemen PT PLN (Persero) Divisi Audit Konstruksi, Pembangkit dan EBT, PLN Enjiniring dan PLN UP3 Luwuk. 
Di sela-sela peninjauan unit Pembangkit, Prof. Dr. Ali Masykur Musa menegaskan bahwa saat ini sistem kelistrikan Luwuk-Toili dalam kondisi prima. PLTMG Luwuk telah beroperasi secara penuh sehingga tidak ada lagi kekurangan daya mampu di wilayah tersebut. Sebaliknya, sistem saat ini memiliki surplus daya sebesar 9 Megawatt (MW) yang siap digunakan untuk melayani pelanggan baru dan mendorong geliat ekonomi daerah.
“Keandalan sistem kelistrikan harus didukung oleh pengelolaan pembangkit yang efisien dan profesional. Hal ini penting agar pelayanan listrik kepada masyarakat dapat terus terjaga dengan baik,” ujar Ali Masykur Musa di sela-sela peninjauan unit pembangkit dan sistem operasi.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT PLN Enjiniring, Kurnia Rumdhony, menambahkan bahwa kehadiran PLTMG ini memberikan dampak positif secara finansial dan makro ekonomi. 
“PT PLN Enjiniring adalah pelaksana Operasi dan Maintenance (O&M) PLTMG luwuk. Dengan beroperasinya PLTMG ini, kita mampu menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik di sistem kelistrikan Luwuk secara signifikan. Efisiensi ini, ditambah dengan adanya surplus daya, merupakan modal kuat untuk menumbuhkan sektor industri dan memacu peningkatan ekonomi di Kabupaten Banggai,” jelas Kurnia Rumdhony.
Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris untuk memastikan operasional pembangkit berjalan optimal, aman, dan efisien. Kehadiran surplus daya 9 MW menjadi sinyal positif bagi para investor dan pelaku usaha di Kabupaten Banggai bahwa PLN siap mendukung ekspansi bisnis dengan pasokan listrik yang stabil.
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya preventif untuk menjaga performa sistem melalui pemeliharaan rutin dan penguatan koordinasi operasional.
“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan ini dengan terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Dengan potensi gas bumi yang melimpah di Kabupaten Banggai, PLTMG Luwuk menjadi pilar utama kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” pungkas Ridwan.
PLTMG (Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas) Luwuk merupakan salah satu infrastruktur strategis di Sulawesi Tengah yang memanfaatkan potensi gas bumi lokal sebagai bahan bakar utama yang lebih ramah lingkungan. Pembangkit ini dirancang untuk memperkuat sistem isolated Luwuk-Toili, memberikan fleksibilitas operasi yang tinggi, serta mampu merespons perubahan beban listrik secara cepat (fast start). Dengan operasional yang optimal, PLTMG Luwuk menjadi tulang punggung pemenuhan energi bagi pelanggan rumah tangga maupun industri di Kabupaten Banggai.
Narahubung
Andi Firmansyah
Asman Keuangan dan Umum
PLN UP3 Luwuk
Tlp 085753522883
Sekilas Tentang PLN
_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui upaya pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060. (*)

Komentar