Rektor Untika Resmikan Gapura Batas Desa Giwang

Luwukpost.id -

BALANTAK SELATAN, Rektor Universitas Tompotika (Untika) Luwuk, Taufik Bidullah, meresmikan gapura batas desa hasil program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Angkatan XXXIII di Desa Giwang, Kecamatan Balantak Selatan, Rabu (20/5/2026).

Peresmian dilakukan melalui prosesi pengguntingan pita oleh Rektor Untika dan turut dihadiri Camat Balantak Selatan Idham Chalid, perwakilan Polsek, Kepala Desa Giwang Jainudin Ogon, aparat desa, serta masyarakat setempat yang menyaksikan langsung kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Taufik Bidullah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Giwang atas dukungan terhadap pelaksanaan program KKN-PPM mahasiswa Untika Luwuk di wilayah tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberadaan gapura batas desa memiliki fungsi penting sebagai penanda wilayah administratif sekaligus sarana informasi bagi masyarakat yang memasuki suatu desa.

“Batas desa ini menjadi penanda yang memperjelas keberadaan suatu wilayah desa. Selain itu juga menjadi informasi bagi masyarakat yang melintas,” ujarnya.

Taufik juga menambahkan bahwa gapura batas desa tidak hanya berfungsi secara administratif, tetapi juga dapat menjadi representasi identitas dan karakter masyarakat setempat.

“Gapura ini juga dapat menggambarkan identitas sebuah desa, seperti yang telah dibuat di Desa Giwang. Dari situ masyarakat bisa mengenal ciri khas desa tersebut,” tambahnya.

Ia berharap hasil program kerja mahasiswa KKN-PPM, termasuk pembangunan gapura tersebut, dapat dijaga dan dirawat oleh masyarakat agar memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Camat Balantak Selatan, Idham Chalid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Untika Luwuk atas penempatan mahasiswa KKN di wilayahnya. Ia menilai kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah desa.

“Keberadaan mahasiswa KKN Untika sangat membantu masyarakat dan pemerintah desa secara langsung,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Giwang, Jainudin Ogon, juga mengapresiasi mahasiswa KKN-PPM Untika Luwuk yang dinilai mampu membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat.

“Mahasiswa KKN di Desa Giwang mudah berbaur dengan masyarakat sehingga banyak program kerja dapat dilaksanakan secara gotong royong,” ungkapnya.

Gapura batas desa yang dibangun melalui kolaborasi mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat tersebut menjadi simbol kebersamaan, pengabdian, serta semangat gotong royong selama pelaksanaan KKN di Desa Giwang.

Gapura tersebut terletak di perbatasan Desa Giwang dan Desa Tongke, dan diharapkan menjadi penanda wilayah yang representatif serta memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas. (el)

Komentar