Usai 45 Hari, 476 Mahasiswa KKN Untika Ditarik

Luwukpost.id -

BALANTAK, Sebanyak 476 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Angkatan XXXIII Universitas Tompotika Luwuk resmi ditarik secara serentak dari tujuh kecamatan di Kabupaten Banggai, Rabu (20/5), setelah menyelesaikan masa pengabdian selama 45 hari di tengah masyarakat.

Penarikan mahasiswa dilakukan di Kecamatan Masama, Mantoh, Lamala, Balantak, Balantak Utara, Balantak Selatan, Bualemo, serta Posko Kampus Untika. Proses penarikan dilaksanakan oleh masing-masing tim pelaksana KKN-PPM Untika di wilayah penempatan.

Rektor Universitas Tompotika Luwuk, Taufik Bidullah, memimpin langsung penarikan mahasiswa di Kecamatan Balantak Selatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang telah menerima serta mendukung pelaksanaan program KKN-PPM mahasiswa Untika Luwuk. Ia menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa merupakan bagian dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk mengaktivasi semangat pembangunan agar terus hidup. Pengabdian ini merupakan representasi insan akademik,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai program kerja yang telah dilaksanakan mahasiswa, baik fisik maupun nonfisik, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi KKN.

“Meski mungkin tidak bernilai besar secara finansial, namun memiliki makna penting sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Taufik juga menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan program, tetapi juga ruang pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan sosial dan budaya.

“Mahasiswa datang untuk mengabdi, tetapi pada saat yang sama masyarakat menjadi tempat belajar untuk menumbuhkan kepedulian dan kemampuan hidup bermasyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi demi mendukung pembangunan desa dan daerah.

Sementara itu, Camat Balantak Selatan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN-PPM Untika yang dinilai memberikan dampak positif melalui berbagai kegiatan selama masa pengabdian.

Menurutnya, mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan olahraga, kesenian, pendidikan, kerohanian, hingga pemberdayaan masyarakat di desa-desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor Untika yang telah memberikan kepercayaan sehingga mahasiswa dapat mengabdi di wilayah kami,” ujarnya.

Ia berharap program KKN-PPM Untika dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang karena dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

Penarikan mahasiswa berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sejumlah mahasiswa tampak berpamitan dengan pemerintah dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian mereka selama lebih dari satu bulan. (el)

Komentar