Rukun Pinasungkulan Kawanua Luwuk-Banggai Komitmen Jaga Persatuan

Luwukpost.id -

Rukun Pinasungkulan Kawanua Luwuk Banggai, berkomitmen untuk ikut serta menjaga keamanan dan Persatuan ditengah keragaman. Hal ini disampaikan Ketua Rukun, Dince Sumendap, SH.,MM dalam pelaksanaan hari ulang tahun Rukun yang ke-44 tahun di Hotel Dinasty Luwuk, Sabtu (22/08/2026).

Komitmen tersebut menurut Dince, sesuai dengan semboyan Sam Ratulangi yang menegaskan bahwa manusia yang hidup harus mampu memanusiakan orang lain.

“Kita tetap menjaga keamanan dan persatuan yang ada di Kabupaten Banggai dengan semboyan dari Sam Ratulangi yaitu “Sitou Timou, Timou Tou” (manusia hidup, memanusiakan orang lain),” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Ferlyn Monggesang, M.Si, mengatakan bahwa pelaksanaan Ulang Tahun rukun tersebut seyogyanya dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus, namun karena momen kemerdekaan, pelaksanaan ditunda hingga pada tanggal 22 Agustus.

“Terima kasih kepada Ketua Rukun yang sudah mempercayakan kepada kami bersama teman-teman untuk mendapatkan tanggung jawab melaksanakan perayaan hari ulang tahun yang sebenarnya hari ulang tahun Rukun itu di tanggal 17 tetapi karena kesibukan kemerdekaan kita laksanakan kemarin,” katanya Minggu (23/08/2026).

Ferlyn juga menyampaikan terima kasih kepada semua anggota Rukun, keluarga besar Rukun Pinasungkulan bersama dengan semua panitia yang sudah bekerja keras dan penuh kebersamaan saling membantu, saling tolong menolong sehingga segala sesuatu yang dilaksanakan dalam acara haring ulang tahun itu terlaksana sesuai tanggung jawabnya.

Ucapan Terimakasih juga disampaikan Ferlyn kepada para ketua-ketua Rukun yang ada di Kabupaten Banggai, baik Rukun Toraja, Sanger, Batak, dan lain-lainnya yang sudah hadir. Menurutnya, kehadiran mereka merupakan kehormatan dan sukacita bagi Rukun Pinasungkulan, dimana bisa tercipta kebersamaan, dalam bingkai keberagaman Bhinneka Tunggal Ika.

“Karena “Torang samua basudara” dan kita juga ada di Tanah Babasal sehingga kita saling menghormati, saling menghargai sebab di mana tanah dipijak, di situ juga langit dijunjung,” pungkasnya. (*)

Komentar