Operasional KDMP Tunggu Instruksi Pusat

Luwukpost.id -

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai mencatat sebanyak 38 dari target 142 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Banggai telah merampungkan pembangunan fisiknya hingga 100 persen. Dari puluhan koperasi yang telah rampung tersebut, 22 di antaranya telah menerima bantuan armada operasional berupa mobil truk.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kabupaten Banggai, Drs. Amin Jumail, mengungkapkan bahwa penyerahan kendaraan operasional pendukung sejauh ini masih berjalan secara bertahap.

“Sampai saat ini, dari 142 yang dibangun, sudah 38 yang 100 persen. Kemudian dari 38 itu, baru 22 yang mendapat mobil operasional truk,” ujar Amin Jumail saat ditemui Luwuk Post, Jumat (21/8/2026).

Selain bantuan truk, armada pendukung lainnya seperti sepeda motor roda tiga (Viar) baru disalurkan ke satu titik, yakni KDMP Desa Bubung. Dengan demikian, KDMP Desa Bubung kini tercatat memiliki armada paling lengkap dibanding lokasi lain.

“KDMP Desa Bubung sudah memiliki dua kendaraan operasional, yaitu truk dan motor tiga roda. Tinggal armada pikap saja yang belum ada,” jelasnya.

Terkait kepastian tanggal mulainya operasional secara menyeluruh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat. Amin membeberkan bahwa pihak Kementerian Koperasi menyarankan agar koordinasi pelaksanaan teknis dilakukan langsung dengan PT Agrinas selaku pihak pengelola.

“Sampai sekarang belum ada surat pemberitahuan resmi mengenai jadwal operasional. Ketika kami tanyakan ke Kementerian Koperasi, disarankan koordinasi dengan PT Agrinas. Sebagai pemerintah daerah, tentu kami harus memegang data pasti yang sesuai dengan pembangunan di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Amin juga menyebutkan telah ada empat orang yang melapor ke Diskop dan UKM Banggai terkait posisi Manajer KDMP. Total terdapat lima warga lokal Kabupaten Banggai, diajtaranya berasal dari Desa Tontoan, Tongke, hingga yang yang berdomisili di area belakang Kantor Bulog lolos seleksi manajer.

Namun, salah seorang lainya belum dapat bertugas secara resmi karena Surat Keputusan (SK) penerimaan masih dalam proses.

Guna memastikan validitas data keberadaan dan progres KDMP di lapangan, Diskop UKM i terus membangun sinergi dan komunikasi intensif dengan Komandan Kodim (Dandim) 1308/Luwuk Banggai.

Menanggapi rumor isu sengketa tanah pembangunan koperasi di wilayah Toili, Amin menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke pihaknya. Ia mengimbau pihak-pihak yang menghadapi kendala lahan untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti bersama institusi terkait.

“Mengenai isu sengketa tanah koperasi di wilayah Toili, sampai saat ini belum ada yang melapor ke Diskop UKM. Mestinya kalau ada masalah seperti itu segera melapor, supaya kami bisa berkoordinasi langsung dengan Dandim untuk penyelesaiannya,” pungkas Amin. (ap/mm)

Komentar